
Samarinda, Kaltimedia.com – Ketua Umum KONI Kalimantan Timur, Rusdiansyah Aras, bertemu dengan Gubernur Kaltim Rudy Mas’ud di Ruang Odah Etam, Senin (16/2/2026), untuk melaporkan rencana agenda besar olahraga di Benua Etam.
Pertemuan tersebut membahas rencana pelaksanaan Rapat Koordinasi (Rakor) serta Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) KONI Kaltim. Agenda utama Musorprov adalah pemilihan Ketua Umum KONI Kaltim untuk masa bakti 2026–2030.
Gubernur Dukung Proses Demokratis
Dalam kesempatan itu, Gubernur Rudy Mas’ud memberikan dukungan penuh atas rencana penyelenggaraan Musorprov. Ia berharap proses transisi kepemimpinan organisasi olahraga tersebut dapat berlangsung secara demokratis dan kondusif.
“Kami sangat mendukung rencana Musorprov ini. Semoga seluruh rangkaian acara berjalan lancar dan menghasilkan keputusan terbaik demi kemajuan prestasi olahraga Kalimantan Timur ke depan,” ujar Rudy Mas’ud.
Menurutnya, kepemimpinan yang solid di tubuh KONI Kaltim menjadi faktor penting dalam menjaga dan meningkatkan prestasi olahraga daerah, khususnya dalam menghadapi berbagai ajang nasional mendatang.
Apresiasi atas Sambutan Gubernur
Sementara itu, Rusdiansyah Aras mengaku terkesan dengan sambutan yang diberikan Gubernur Kaltim. Ia menilai kepemimpinan Rudy Mas’ud mencerminkan sosok yang terbuka dan bersahaja.
“Saya menyampaikan apresiasi dan penghargaan setinggi-tingginya atas sambutan hangat Bapak Gubernur. Beliau sangat ramah, menjabat tangan dengan erat, dan wajahnya penuh keakraban,” ucap Rusdi.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi dalam pertemuan tersebut berlangsung cair tanpa sekat birokrasi.
“Menurut saya, tampak tidak ada sekat antara pemimpin dan rakyatnya. Luar biasa Pak Gubernur,” katanya.
Perkuat Sinergi Olahraga Kaltim
Rusdi meyakini pertemuan tersebut akan memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemangku kepentingan olahraga dalam mempertahankan posisi Kalimantan Timur sebagai salah satu kekuatan olahraga nasional di luar Pulau Jawa.
Musorprov KONI Kaltim sendiri direncanakan digelar pada 2026, tepatnya setelah perayaan Hari Raya Idul Fitri. Agenda tersebut menjadi momentum penting dalam menentukan arah kebijakan dan strategi pembinaan olahraga Kaltim lima tahun ke depan. (Dy)
Editor: Ang



