Bangun Kolaborasi dan Sinergi, Kepala Rutan Tanah Grogot Silahturahmi ke Ketua DPRD PPU

Gambar saat ini: Foto: Bangun Kolaborasi dan Sinergi, Kepala Rutan Tanah Grogot Silahturahmi ke Ketua DPRD PPU. Sumber: Istimewa.
Foto: Bangun Kolaborasi dan Sinergi, Kepala Rutan Tanah Grogot Silahturahmi ke Ketua DPRD PPU. Sumber: Istimewa.

Penajam Paser Utara, Kaltimedia.com — Kepala Rumah Tahanan Negara (Rutan) Kelas II B Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, melakukan kunjungan silaturahmi ke Ketua DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara (PPU), Raup Muin, di Kantor DPRD PPU, Senin (9/2/2026).

Kunjungan tersebut menjadi ajang perkenalan awal sekaligus upaya membangun kolaborasi dan sinergi antara jajaran pemasyarakatan dengan legislatif daerah. Yusuf Mukharom diketahui mengelola dua wilayah yurisdiksi pemasyarakatan, yakni Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Paser, dengan pusat operasional di Kecamatan Tanah Grogot.

“Kami berterimakasih dan sangat mengapresiasi karena bapak Raup Muin selalu Ketua DPRD Penajam, kami diterima dengan baik dan saling bertukar pandangan,” ujar Karutan Tanah Grogot, Yusuf Mukharom, Selasa (10/2/2026) siang.

Dalam pertemuan tersebut, Yusuf menekankan bahwa tantangan pemasyarakatan ke depan semakin kompleks, sehingga membutuhkan kolaborasi lintas sektor yang solid, khususnya dalam penguatan pembinaan kemandirian warga binaan.

Menurutnya, paradigma pemasyarakatan saat ini tidak lagi semata-mata berorientasi pada pemidanaan, melainkan lebih menitikberatkan pada pemenuhan hak asasi manusia dan pemberdayaan warga binaan agar produktif serta memiliki daya saing.

“Pemasyarakatan saat ini tidak lagi berfokus pada pemidanaan, tapi lebih mengedepankan hak asasi manusia, khususnya dalam pembinaan kemandirian warga binaan, jadi saya punya cita cita untuk mengkolaborasikan semua agar warga binaan menjadi produktif dan mandiri,” jelas Yusuf.

Yusuf juga mengungkapkan kondisi overkapasitas yang saat ini dihadapi Rutan Tanah Grogot. Ia menyebut, kapasitas hunian rutan hanya untuk 160 orang, namun kini dihuni hingga 810 warga binaan.

“Kalo boleh jujur kapasitas hunian kami 160 orang dan saat ini dihuni sebanyak 810 orang, 50 persen diantaranya ialah warga Penajam, angka yang sangat fantastis untuk ukuran over kapasitas,” ungkapnya.

Meski demikian, kondisi tersebut tidak menyurutkan upaya jajaran pemasyarakatan dalam menjalankan program pembinaan. Yusuf menyebut, Rutan Tanah Grogot berhasil mengembangkan berbagai program kemandirian, mulai dari sektor pertanian, perikanan, tata boga, hingga produk unggulan berupa arang yang bahkan telah berhasil diekspor ke mancanegara.

Sementara itu, Ketua DPRD PPU Raup Muin menyambut baik kunjungan Karutan Tanah Grogot dan mengapresiasi berbagai program pembinaan yang telah dijalankan meski di tengah keterbatasan.

“Selamat datang pak Karutan di Penajam, saya cukup kaget apa yang bapak karutan sampaikan, ternyata warga Penajam cukup banyak disana,” ujar Raup.

Ia mengaku terkesan dengan capaian pembinaan kemandirian warga binaan, khususnya keberhasilan ekspor arang yang dinilai sebagai prestasi luar biasa.

“Bahkan saya dengar bisa ekspor arang ya? Saya tidak menyangka ternyata di Rutan juga programnya ga kalah sama yang diluar-luar, meski kita tau Grogot itu bukan wilayah kami, tapi ada warga kami disana dan kami pasti dukung itu. Karena disini, (instansi vertikal) yang ada disini pun kita dukung pa Karutan,” tegasnya.

Selain mengunjungi DPRD PPU, dalam rangkaian silaturahmi tersebut, Yusuf Mukharom juga menyambangi Kantor Wakil Bupati Penajam, Wakil Ketua DPRD PPU, Kapolres Penajam, serta Kepala Kejaksaan Negeri Penajam.

Langkah ini dilakukan untuk memperkuat sinergi lintas sektoral dalam mendukung pelaksanaan tugas pemasyarakatan dan pembinaan warga binaan di wilayah Penajam Paser Utara dan sekitarnya. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *