
Kutai Kartanegara, Kaltimedia.com – Seorang pemuda asal Desa Batuq, Kecamatan Muara Muntai, Kabupaten Kutai Kartanegara, Dedi Nur, terpilih mewakili Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) dalam Program Pertukaran Pemuda Antar Provinsi (PPAP) 2025, yang diselenggarakan oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga RI.
Program ini merupakan sarana penting bagi pemuda, dalam memahami keragaman budaya dan potensi daerah lain, sekaligus memperkuat jejaring lintas provinsi. Yang bertujuan untuk memaksimalkan peran pemuda sebagai penggerak pembangunan, sekaligus menjadi jembatan antarbudaya dan penguat persatuan Indonesia.
Kegiatan PPAP 2025 akan dilaksanakan pada 2–17 Oktober 2025, yang dibuka secara resmi melalui Opening Ceremony di Kabupaten Kotawaringin Barat, Kalimantan Tengah.
Dedi ditempatkan di Zona Barat, Provinsi Kalimantan Tengah untuk mengikuti berbagai agenda sosial, budaya, dan pemberdayaan masyarakat bersama pemuda dari provinsi lainnya.
“Program ini benar-benar membuka mata saya tentang kekayaan budaya, keberagaman, dan semangat kebersamaan antar-pemuda Indonesia. Kami belajar langsung dari masyarakat, budaya, dan sesama peserta dari berbagai daerah. Saya merasa bangga bisa membawa nama Kaltim dan belajar banyak hal yang bisa diterapkan untuk meningkatkan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) di daerah kami,” tuturnya pada Senin, (20/10/2025).
Melalui pengalaman yang di dapat, ia optimis untuk menginspirasi pemuda khususnya di Kaltim, agar semakin aktif dalam inovasi, kewirausahaan, dan kegiatan sosial di daerah.
“Keikutsertaan dalam PPAP ini menjadi titik awal lahirnya kolaborasi baru antar-pemuda lintas provinsi demi kemajuan bangsa, serta mampu melaksanakan Post Program Activity (PPA) sebagai bentuk kontribusi nyata di daerah masing-masing,” jelasnya.
Dedi bersyukur dan bangga dapat membawa nama Kaltim pada tingkat nasional. Harapannya, pengalaman ini dapat menjadi inspirasi bagi pemuda di daerah untuk berkontribusi dalam pembangunan bangsa.
“Saya berharap pengalaman di PPAP menjadi dorongan bagi pemuda khususnya di Kaltim, untuk terus berperan aktif dalam pembangunan daerah dan peningkatan kualitas generasi muda Indonesia, sebagai langkah nyata menuju terwujudnya Kaltim Emas 2045,” tutupnya. (As)



