Alasan Regenerasi, Futsal Kaltim Lebih Pilih Atlet Kelahiran 2008 Ambil Bagian di Porprov

Alasan Regenerasi, Futsal Kaltim Lebih Pilih Atlet Kelahiran 2008 Ambil Bagian di Porprov

SAMARINDA – Pengurus Asosiasi Futsal Provinsi Kalimantan Timur (AFP Kaltim) dalam waktu dekat ini bakal menggelar pelantikan kepengurusan periode 2024-2028. Setelah itu, nantinya akan melaksanakan Rapat Kerja sekaligus menyelesaikan permasalahan di pengurus cabang kabupaten/kota yang telah habis masa jabatannya.

Hal ini seperti yang dijelaskan Ketua Umum AFP Kaltim, Adnan Faridhan, bahwa untuk melanjutkan pembinaan atlet serta menggelar kejuaraan, dirinya terlebih dahulu merapikan pengurus yang ada di daerah.

Namun disisi lain, menatap Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-22 pada 2028 mendatang, dirinya berencana mempersiapkan atlet kelahiran 2008 dan itu dimulai dari penyelenggaraan Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim ke-8 yang akan digelar di Paser pada Tahun 2026.

“Untuk PON nanti, pasti kan berubah tahun kelahirannya kalau gak salah 2008, jadi kita nanti adakan kompetisi untuk hadapi Porprov kita cari kelahiran 2008, kita atur di regulasi Porprov,” ujar Adnan Faridhan.

Meski belum mengetahui tuan rumah PON Nusa Tenggara Timur dan Nusa Tenggara Barat mempertandingkan cabor futsal atau tidak, namum dirinya berharap pengurus pusat bisa memperjuangkan agar dapat diperlombakan nantinya.

“Untuk ke PON-nya, mudah-mudahan di pertandingkan. Saya belum dapat kepastian ni masih tarik-tarikan sepertinya, mudahan aja di pertandingkan,” ucapnya menerangkan.

Kendati demikian, cabor futsal di Porprov nanti diyakininya bakal dipertandingkan di Kabupaten Paser. Sebab, AFP Kaltim sendiri membuktikan bahwa dalam perhelatan PON di Aceh-Sumut 2024 lalu berhasil meraih medali emas melalui tim putranya.

Hanya saja, Adnan akan lebih dulu menggelar rapat bersama pengurus futsal di kabupaten/kota mengenai masa bakti yang sudah habis untuk segera dituntaskan.

“Harusnya sih dipertandingkan, karena sebelumnya kita dibilang bukan unggulan tapi di PON kita buktikan. Kalau 10 kabupaten/kota sudah terbentuk dan hampir semua habis masa baktinya tapi ini kita akan lakukan rapat pimpinan lagi,” kata Adnan.

Adnan sendiri bertekad mencari pemain kelahiran 2008 ini sebagai ajang regenerasi atlet penerus Futsal Benua Etam menatap PON Nusa Tenggara yang akan datang, dan juga tim yang meraih medali emas lalu sudah dianggap melewati batasan usia yang sudah ditetapkan. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *