Langkah Awal Pesti Kaltim Dibawah Naungan Ketua Baru

Fransisca Christine Sinulingga, Ketua Pengprov Pesti Kaltim.

SAMARINDA – Belum lama ini Pengprov Persatuan Soft Tennis Indonesia (Pesti) Kaltim menemukan sosok Ketua yang baru, untuk menahkodai kepengurusan cabor dalam masa periode 2025-2030, menatap perhelatan Pekan Olahraga Nasional (PON) Nusa Tenggara padaTahun 2028 mendatang.

Setelah terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Pengprov Pesti Kaltim dalam Musprovlub beberapa waktu lalu, Fransisca Christine Sinulingga, sudah mempunya program-program yang akan dijalankannya kedepan.

Seperti melaksanakan pembinaan atlet dari usia dini di tingkat Sekolah Dasar.

“Atlet-atlet dari usia dini, bibit-bibit mudanya saya akan berkomunikasi ke beberapa sekolah dasar sampai menengah untuk mengambil bibit-bibit unggulan yang nanti akan dilatih,” katanya.

Selain itu, para guru olahraga juga bakal diberikan pembekalan pelatihan kecaboran soft tennis, agar nantinya bisa diaplikasikan ke muridnya.

“Termasuk juga dengan pelatih, guru-guru di sekolah kan ada juga guru olahraga, bisa dikhususkan untuk melatih soft tennis juga kita bina untuk usia dini,” ucapnya menambahkan.

Lebih lanjut, wanita yang akrab disapa Sisca itu juga menyebutkan, program lain yang akan dilakukannya yakni membagi 100 raket kepada 10 Pengcab Pesti kabupaten/kota, sebagai bentuk mendorong para atlet di daerah menjadi termotivasi dalam menjalankan program latihan.

“Mengenai 100 raket itu, kan nantinya akan dibagikan ke 10 kabupaten/kota, kenapa ada 10 raket, disitu nanti ada 5 putri dan 5 putra yang akan dibawa di kejuaraan mereka sudah mempunyai bekal sendiri untuk dia semangat berlatih,” ujar Sisca menjelaskan.

Agar sukses menjalankan program awal tersebut, baginya perlu doa dari setiap pihak agar bisa saling mendukung, sehingga Soft Tennis menjadi cabor ungulan di Benua Etam.

“Mohon doanya Pesti bisa masuk cabang unggulan Kaltim dan mendapatkan medali emas,” ucapnya.

Selama 5 tahun kedepan ini, selain program yang disebutkan, Sisca berencana mempersiapkan dan mengajukan diri sebagai tuan rumah penyelenggaraan Kejurnas Soft Tennis pada 2026 mendatang kepada PP Pesti.

Hal itu dikatakannya, sebab dari venue pertandingan serta fasilitas yang baik, dikatakannya sudah layak digunakan dan siap menjadi tuan rumah. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *