
BBM jenis Pertamax dikeluhkan masyarakat. Keluhan yang dirasakan masyarakat yakni mesin nyendat dan mati. Sumber foto: Istimewa
SAMARINDA – Pihak Pertamina buka suara terkait isu kualitas Pertamax yang kurang baik beredar di masyarakat. Area Manager Communication, Relation dan CSR Regional Kalimantan, Edi Mangun mengatakan pihaknya telah meneliti kualitas Pertamax yang beredar di SPBU. Bahkan pihaknya melakukan uji sampel di beberapa SPBU yang ada di Kota Samarinda.
Uji sampel yang dilakukan di laboratorium PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan diklaim bahwa kualitas BBM seperti Pertalite, Pertamax sampai Pertamax Turbo diklaim telah memenuhi standar perusahaan.
“Hasil uji yang kami lakukan menunjukkan bahwa produk kami mulai Pertalite, Pertamax dan Pertamax Turbo berada dalam kualitas yang sesuai dengan standar yang telah ditetapkan oleh Dirjen Migas,” ujar Edi dikutip dari laman Tribunkaltim.co, Selasa (1/4/2025).
Pengujian ini dilakukan di laboratorium terakreditasi PT Kilang Pertamina Internasional Balikpapan melalui serangkaian pengujian ketat untuk mengevaluasi berbagai aspek fisik dan kimia dari setiap jenis bahan bakar.
Pertamina menggunakan metode yang standar untuk menilai berbagai parameter kualitas, seperti kandungan oktan, kestabilan dan tingkat emisi.
“Kami akan terus berkomitmen untuk menjaga kualitas produk kami dan memberikan pelayanan terbaik untuk kenyamanan masyarakat,” pungkas Edi.
Apabila masyarakat ingin menyampaikan saran dan masukan atas produk Pertamina dapat menghubungi Pertamina Call Center 135. (pry)