
SAMARINDA – Skuad Borneo FC Samarinda pekan lalu telah sukses menumbangkan pasukan Laskar Sappe Kerab dengan skor telak 5-0, dalam guliran kompetisi Liga 1 pertandingan pekan ke-15, yang terselenggara di Stadion Batakan Balikpapan.
Kesuksesan tersebut setelah menurunkan Habibi Jusuf bermain sebagai starting eleven (sebelas pertama), yang biasanya Leo Gaucho menjadi starter sebagai berposisi striker murni.
Turunya Habibi pekan ini membuahkan hasil dan menyumbangkan 2 gol bagi tim, juga 1 asist. Sehingga skuad Pesut Etam keluar dari tren buruk selama 4 laga sebelumnya.
Kepala Pelatih Borneo FC Samarinda, Pieter Huistra menerangkan, bahwa dirinya sudah berencana untuk membuat skema rotasi pemain pada pekan ini, dan hal itu membuatnya senang karena tidak salah dengan memasang Habibi sebagai pemain yang turun pertama, mengingat sebelumnya hanya duduk di bangku cadangan.
“Sangat bagus melihat Habibi bermain dengan baik dan bisa mencetak dua gol. Bersama-sama dengan tim, mereka mempunyai pertandingan bagus dan awalan yang bagus dan ini sangat penting untuk memulai pertandingan. Jadi, saya sangat senang melihatnya,” kata Pieter.
Apalagi Habibi memberikan 2 gol tersebut saat dibabak pertama, sekaligus melengkapi 2 gol lain dari rekannya. Hal itu pun membuat Madura United kehilangan fokus bertandingnya.
“Jika kamu mendapat skor 4-0 di babak pertama, ini merupakan perasaan yang bagus. Habibi melakukannya dengan bagus dan ini yang kami harapkan dari pemain. Itulah mengapa setiap minggu kami berlatih dan mencoba. Kami melakukan latihan keras dengan pemain,” ucapnya.
Lebih lanjut, Pieter yang merupakan pelatih asal Belanda itu mengungkapkan keuntungannya di Borneo FC memiliki lebih dari 20 pemain yang diyakininya punya kualitas tersendiri. Sehingga Ia memberikan kesempatan bermain beberapa anak asuhnya dibabak kedua.
“Kami tahu bahwa jika kami ingin mendapatkan musim yang bagus, maka kami harus memiliki 20-22 pemain yang bagus, bukan hanya 10-11 pemain. Bagus juga melihat Ezzy yang masuk bermain di babak kedua dengan bagus, Komang juga masuk dengan bagus. Bagus juga melihat Asgal melakukan debutnya,” ujar Pieter.
Apalagi Ia juga sempat memainkan salah satu pemain muda Borneo asal Kota Samarinda yang menurutnya memiliki potensi pemain profesional.
“Anak Samarinda yang bermain di Liga 1 dan itu bagus. Semua orang di klub juga merasakan perasaan bagus yang sama juga,” katanya menambahkan.
Setelah ini, Borneo FC Samarinda kembali mempersiapkan dan mematangkan diri dalam menghadapi tuan rumah Persebaya Surabaya dalam guliran pekan ke-16, yang akan tersaji pada 20 Desember 2024, di Stadion Gelora Bung Tomo. (Dy)





