
Disdikpora Penajam Paser Utara kenalkan permainan tempo dulu ke siswa SD sampai SMA. (Sumber foto: Disdikpora PPU)
PENAJAM – Kepala Dinas Pemuda Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Penajam Paser Utara (PPU) Andi Singkerru mengingatkan kegiatan Back to 80’S bukan hanya sekedar Nostalgia tetapi guna untuk mempererat hubungan persaudaraan.
Kegiatan yang berlangsung di depan Stadion Panglima Sentik, jalan Provinsi KM. 9, Nenang, Penajam, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, dihadiri 800 Peserta dari 32 Sekolah tingkat SD hingga SMA.
Andi Singkerru, menjelaskan kegiatan tersebut untuk mengingat kembali permainan-permainan pada jaman 1980. Sehingga kepada anak-anak jaman sekarang bisa mengenal serta melestarikan permainan tradisional.
“Kita akan kembali mengenang dan mengapresiasi berbagai permainan olahraga tradisional yang populer pada tahun 1980-an atau 1990-an,” ujarnya.
Permainan yang dimainkan seperti Lompat Tali, Gobak Sobor, Cinaboy dan Bentengan yang akan dimainkan antar sekolah. Pemenang lomba tersebut mendapatkan total hadiah sebesar Rp50.000.
Andi Singkerru, menyampaikan permainan itu banyak nilai-nilai yang didapat dan bukan soal hiburan semata. Tetapi ada nilai-nilai sosial kebersamaan dan keterampilan fisik dalam permainan yang dibangun dalam tim.
“Sangata banyak, tidak hanya meningkatkan kebugaran tubuh tetapi juga mengajarkan kita tentang kerjasama disiplin dan rasa solidaritas melalui permainan, permainan-permainan ini yang seringkali dimainkan oleh anak-anak dan remaja pada masa lalu,” jelasnya.
Andi berharap permainan-permainan seperti itu untuk tetap dijaga dan terus dilakukan demi menjaga persaudaraan sehingga mengimbangi dengan zaman yang terus berubah dan penuh tantangan serba teknologi.
“Saya berharap acara ini bukan hanya sebagai ajang nostalgia tetapi juga oleh sarana untuk mempertahankan persaudaraan meningkatkan kebugaran tubuh serta meningkatkan mengingatkan kita semua akan pentingnya menjaga tradisi olahraga,” pungkasnya. (*/pry)





