
SAMARINDA – Sebanyak 20 atlet mengikuti pelatihan kewirausahaan yang digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Kalimantan Timur (Dispora Kaltim). Di mana kegiatan tersebut dilaksanakan di Hotel Bintang Sintuk, Kota Bontang.
Pelatihan yang bertemakan “Kewirausahaan sebagai Jembatan Menuju Kemandirian Atlet,” bertujuan untuk mempersiapkan olahragawan dalam membangun usaha mandiri di luar bidang olahraga.
Kepala Bidang Pembudayaan Olahraga, Dispora Kaltim, AA Bagus Sugiarta mengatakan, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan bekal bagi para atlet dalam mengembangkan keterampilan bisnis, terutama bagi mereka yang ingin memanfaatkan bonus prestasi untuk memulai usaha.
“Karena masa aktif mereka terbatas, penting bagi mereka untuk merencanakan kehidupan setelah olahraga,” katanya.
Materi pelatihan yang diberikan meliputi pembuatan rencana bisnis, strategi pemasaran, hingga manajemen keuangan, yang dirancang untuk memberikan pemahaman mendalam tentang dunia bisnis.
Selain itu juga, para peserta didorong untuk menggali potensi diri dalam mengembangkan usaha di berbagai bidang, seperti kuliner dan pariwisata.
“Kami ingin membuka peluang baru bagi atlet agar mereka dapat menjelajahi potensi diri mereka di luar bidang olahraga,” ucapnya.
Dispora Kaltim berkomitmen untuk terus mendukung para atlet dalam mengembangkan diri. Setelah pelatihan ini, Dispora berencana untuk memberikan pendampingan lebih lanjut bagi atlet yang serius ingin memulai usaha.
Langkah ini dianggap penting untuk memberikan mereka keahlian dan rasa percaya diri dalam menjalani hidup mandiri setelah berakhirnya karier di dunia olahraga.
Dengan adanya pelatihan ini, Bagus berharap para atlet tidak hanya mandiri secara finansial, tetapi juga siap menjalani hidup baru di luar lapangan olahraga.
“Menjadi wirausaha memberi mereka peluang untuk mandiri secara finansial dan melanjutkan hidup setelah karier olahraga usai,” ujarnya. (Adv)



