
Bagian depan RSUD Ratu Aji Putri Botung. rsud.penajamkab.go.id
PENAJAM – DPRD Penajam Paser Utara (PPU) meminta agar pemerintah melengkapi fasilitas RSUD Ratu Aji Putri Botung (RAPB).
Sehingga masyarakat PPU tak perlu lagi dirujuk ke Balikpapan untuk mendapatkan fasilitas kesehatan yang lebih baik.
Ketua Fraksi Gabungan DPRD PPU, Jamaluddin menjelaskan bahwa selama ini pihaknya sudah sering mendapat keluhan dari masyarakat terkait pelayanan RSUD RAPB yang masih harus dimaksimalkan.
“Selama ini kan sering pasien dirujuk ke RS Balikpapan, kalau fasilitas lengkap seperti peralatan medis dan dokter lengkap mungkin tidak perlu dirujuk,” ujarnya.
Dia menyatakan bahwa fasilitas kesehatan memang wajib untuk dilengkapi agar pelayanan kepada masyakat bisa lebih maksimal.
Selain itu, ruang inap kelas 3 juga harus dilakukan penambahan agar RSUD RAPB bisa menerima pasien inap dengan jumlah banyak.
“Selama ini ruang inap rumah sakit kita kan juga terbatas. Seharusnya ini juga menjadi perhatian,” katanya.
Bukan hanya kelas 3, ruang kelas 2, kelas 1 dan VIP di RSUD juga belum ada. Seharusnya ruangann itu wajib untuk dilengkapi.
Karena sejumlah pasien yang menggunakan BPJS Kesehatan menjadi peserta kelas 1 maupun VIP, sementara rumah sakit di PPU belum menyediakan ruang perawatan itu.
Jamaluddin mengatakan, pihaknya akan memanggil dinas terkait termasuk RSUD RAPB untuk mengetahui kendala dan kekurangan yang masih perlu dilengkapi di rumah tersebut.
Sehingga dari DPRD PPU bisa mengetahui kebutuhan anggaran untuk melengkapi kebutuhan tersebut.
“InsyaAllah kami akan panggil instansi terkait untuk mendengarkan apa sih yang menjadi kebutuhan mereka selama ini yang belum terpenuhi. Kalau bisa anggarannya bisa masuk di APBD 2025,” katanya. (advertorial/pry)





