
SAMARINDA – Sudah sepekan ini atlet Gulat Kaltim kembali menjalani program Pemusatan Latihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim di Samarinda, setelah sebelumnya hampir 2 minggu berada di Korea Selatan, tepatnya Kota Daegu untuk melakukan try out dan latihan bersama atlet lokal.
Selama di Korea, Pelatih Gulat Kaltim, Rudiansyah mengatakan, anak asuhnya mengalami peningkatan yang signifikan, baik itu fisik, teknik bantingan serta mentalitas yang semakin tebal menatap PON yang tidak lama lagi segera bergulir.
Apalagi sebelum menjalankan program, sebelum latihan, para pegulat Benua Etam ini terlebih dulu melakukan tes lab untuk menguji daya tahan tubuh.
“Semakin meningkat setelah pulang dari sana. Setelah saya bertanya pelatih Korea mereka kelihatan meningkat. Karena kami sebelum masuk ke basecamp, kami langsung di tes lab milik Korea dan satu hari sebelum pulang kami pun di tes, apa hasil latihan disana itu sudah kelihatan,” ujar Rudiansyah, kepada awak media.
Lebih lanjut, pria yang akrab disapa Keke itu juga menyebutkan, saat ini atletnya fokus matangkan persiapan dengan latihan simulasi pertandingan.
“Di sini sudah berubah programnya masuk ke tahap pra kompetisi jadi sama seperti di Korea, berlatih seolah-olah sudah berkompetisi,” ucapnya.
Sementara itu mengenai peta kekuatan saat ini Kaltim masih menjadi barometer gulat, sehingga Keke mengatakan atletnya siap menghadapi atlet daerah mana saja meski lawannya atlet nasional.
“Gulat tidak bisa 1 daerah saja karena ada 1 kuat tapi ada juga di daerah lain. Kalau atlet Pelatnas sudah jelas bagus tapi kita tidak takut tapi harus di waspadai,” katanya Keke.
Menurutnya Jatim merupakan rival yang cukup membuat atletnya harus berlatih lebih ekstra agar bisa mencuri pundi medali emas pada PON edisi ke 21 nanti.
“Selama ini Jatim bukan terberat, tapi adalah sebagai pesaing kita yang selalu menghantui. Tapi sudah kita atasi menaikan mental atlet jangan selalu memikirkan jatim tapi fokus dengan apa yang dituju yakni juara di PON,” ujarnya Keke.
Menghadapi pesta olahraga Indonesia 4 tahunan nanti di Aceh dan Sumut, gulat Kaltim akan menurunkan 24 atletnya dengan membidik emas sebanyak mungkin. Di mana cabor andalan Kaltim ini akan mulai bertanding dari tanggal 14-19 Agustus 2024 di Kota Binjai. (Dy)





