Genjot Kualitas Teknik dan Fisik, Pelatih Muaythai Kaltim Ingin Atletnya Layangkan Ratusan Pukulan dan Tendangan dalam 1 Ronde

Tim Muaythai Kaltim terus genjot program latihan agar kualitas teknik dan fisik semakin prima sampai hari H pertandingan.

SAMARINDA – Jelang Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut yang akan terselenggara pada 8 September 2024, tim Muaythai Kaltim terus genjot program latihan agar kualitas teknik dan fisik semakin prima sampai hari H pertandingan. Pelatih Muaythai Kaltim, Rony Abdurahman menyebut dalam program Pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) KONI Kaltim ini, dirinya mengarahkan kepada atletnya untuk fokus meningkatkan power speed.

Mereka nantinya juga akan melakukan try out ke Bali, tepatnya camp para juara petarung di tingkat Asia berkumpul.

“Bali kebetulan ada camp namanya Soma Fight Club, disitu para juara Asia banyak berlatih disana khususnya main atas seperti muaythai, boxingnya jadi kita ambil di situ. Saya juga mengandalkan bukan hanya tendangan tapi pukulan mereka harus ada ledakan yang bisa bikin KO lawannya,” ujar Rony A.

Menurutnya pukulan telak sekali ke bagian dagu lawan bisa membuat anak asuhnya otomatis menang, jika dibandingkan dengan tendangan.

“Setelah saya dalami tendangan itu 5 kali tendang kaki lawan baru pincang, tapi kalau 1 pukulan strike ke dagu langsung tidur (KO), kan lebih dekat pukulan dari pada kaki ke kepala,” katanya.

Lebih lanjut, Rony mengatakan jika try out ke Bali ini dilakukan 2 tahap selama 1 bulan, berdasarkan arahan dari KONI Kaltim. Meskipun sebelumnya telah mengusulkan try out hingga Agustus mendatang.

“Usulan dari tanggal 10-13 Juni ini. Kalau rencana training camp 14 Juni-14 Agustus. Tapi KONI masih memberikan kesempatan 1 bulan dulu kalau memang bagus progresnya dan keuangan mencukupi bisa dilanjutkan untuk tambah lagi 1 bulan,” ucap Rony.

Kendati demikian, setelah try out dari Bali dirinya akan kembali melakukan pembenahan dan pematangan dari kekurangan atletnya, agar semakin siap lagi menghadapi PON yang tak lama lagi digulirkan.

“Sehingga pada saat pulang kesini kita penyesuaian dan penambahan teknik dan taktik bertanding saja lagi karena sudah mantap tinggal eksekusi di PON,” ujarnya.

Dalam PON edisi ke-21 ini, Muaythai Kaltim akan menurunkan 3 fighter andalannya dengan modal nekad dan percaya diri yang tinggi. Sebab sistem pertandingan nanti langsung gugur, sehingga Rony inginkan anak asuhnya melayangkan ratusan pukulan dan tendangan dalam 1 ronde. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *