500 Peserta Ramaikan Kejurnas Domino di Samarinda

Pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Pordi Kaltim) menggelar kejuaraan nasional (Kejurnas) perdana edisi ke-5, di Gedung Serbaguba, Komplek GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada 2 – 4 Februari 2024.

SAMARINDA – Pengurus Persatuan Olahraga Domino Indonesia Provinsi Kalimantan Timur (Pordi Kaltim) menggelar kejuaraan nasional (Kejurnas) perdana edisi ke-5, di Gedung Serbaguba, Komplek GOR Kadrie Oening, Samarinda, pada 2 – 4 Februari 2024.

Ketua Panitia Pelaksana Kejurnas, Muhammad Awaludin menjelaskan bahwa event ini telah diikuti 500 pasang peserta dari berbagai daerah dalam negeri.

“Ada beberapa provinsi termasuk DKI Jakarta, Jatim, Jabar, Sulsel, Sulteng, Sulbar, Sulut, Kalbar, Kaltara,” ucap Awaludin.

Tidak main-main, kejurnas ini memperebutkan hadiah utama yakni 1 unit mobil serta beberapa unit kendaraan roda dua yang terpajang di sekitar venue pertandingan.

“Berkat teman-teman khusunya Pordi Kaltim ada beberapa spronsor dan kita menyediakan hadiah 1 unit mobil, 6 unit motor kemudian uang pembinaan sampai juara 8,” katanya.

Sementara itu, melihat antusiasme peserta yang terbilang cukup banyak, Ketua Pordi Kaltim, Andi Fathul Khair, mengaku event ini sengaja dibatasi lantaran banyaknya peminat yang ingin ikut ambil bagian.

“Sebenarnya kalau tidak kita batasi itu sangat membeludak jadi memang kami batasi karena ada sistem yang harus di penuhi. Misalnya batas minimalnya 64, 128, jadi diangka itu kita bisa main jadi kalau gak kita batasi bisa 700, 1000 dan ini menjadi nanti menjadi persoalan tersendiri,” ujar Fathul Khair.

Dirinya juga menerangkan mengenai sistematis pertandingan untuk mencari finalis terbaik untuk menemukan sosok yang layak menjadi juara.

“Kebetulan kita menggunakan di ambang batas 256 jadi 512 itu bagan itu. Jadi sistemnya penyisihan dulu, jadi di poll itu ada 4 jadi masing-masing peserta berkesempatan bertanding 3 kali. Nanti juara pull akan keluar runner up yang nantinya mewakili masing-masing pull nya di sistem gugur,” katanya menerangkan.

Perlu diketahui, meski bukan cabor prestasi, namun olahraga dalam kategori masyarakat ini sudah memiliki 8 oengurus daerah se-Kaltim, hanya minus Kubar dan Mahulu. Namun kedua kabupaten tersebut pada 2024 ini diupayakan ada pengurus daerahnya.

Setelah kejuaraan ini, Pordi Kaltim juga akan kembali menggelar event rutin setiap akhir pekan antar gardu atau klub di beberapa kecamatan atau kabupaten/kota se-Kaltim. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *