Pengendalian Banjir di Simpang 4 Lembuswana Mulai Menampakan Hasil

Wali Kota Samarinda, Andi Harun.

KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Hujan deras pada awal tahun 2024, menyebabkan banjir di Simpang 4 Lembuswana dan sekitarnya. Padahal Pemerintah Kota Samarinda telah melakukan pembenahan pada sektor tersebut sebelumnya.

Wali Kota Samarinda, Andi Harun, menyatakan bahwa pihaknya telah membenahi sektor Soetomo dan sektor simpang 4 Lembuswana dan sekitarnya, sontak peristiwa banjir tersebut membuatnya kaget.

“Makanya saya kaget ketika banjir kemarin itu, kok bisa banjir. Ternyata ada yang iseng menutup pintu air di dekat jembatan Ruhui Rahayu, jadi air tidak bisa mengalir ke Sungai,” tuturnya beberapa waktu lalu.

Menanggapi peristiwa tersebut, pihaknya langsung melakukan tindakan cepat dengan mengoordinasikan dengan Kabid Sumber Daya Air (SDA) untuk melakukan pengecekan.

“Setelah kita tahu sebabnya, saya langsung telpon ke Kabid SDA (Sumber Daya Air) untuk pengecekan. Begitu pintu air dibuka, tidak sampai 1 jam langsung surut,” jelasnya.

Ia menekankan bahwa pengendalian banjir di simpang 4 Lembuswana sudah sangat berhasil, meski masih ada beberapa sektor minor, pihaknya terus berbenah guna semakin memantapkan pengendalian banjir di daerah tersebut.

“Artinya pengendalian banjir kita di simpang 4 sudah sangat berhasil, masih ada beberapa sektor minor yang kita benahi untuk semakin memantapkan pengendalian di daerah sekitar itu,” pungkasnya. (As)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *