
BALIKPAPAN – Ketua DPRD Balikpapan, Abdulloh memberikan atensi kepada petugas fardhu kifayah. Ini disampaikan usai menggelar kegiatan dialog warga di warung kopi (Warkop) Sappo, Balikpapan Barat, Selasa (14/11/2023) malam.
Salah seorang warga, Kaharuddin mengaku sudah puluhan tahun menjadi petugas pemandian jenazah namun belum ada insentif yang diberikan Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan.
“Pemerintah sama sekali tiada ada memikirkan petugas pemandian jenazah, padahal itukan sangat penting di masyarakat. Harusnya itu wajib ada bantuan kesejarahannya,” ucapnya.
Menurutnya, hal ini yang dipikirkan sejak dulu bahwa belum ada kesejahteraan petugas fardhu kifayah yang diberikan. Mestinya Pemkot Balikpapan memikirkan ini.
“Kalau kesejahteraan tak diperhatikan, siapa yang mau melanjutkan tugas kita,” terangnya.
Abdulloh menyampaikan apresiasinya atas usulan fardhu kifayah yang jarang didengar dan tersentuh di Kota Balikpapan.
“Saya baru dengar ini setelah keliling Balikpapan, baru di Balikpapan Barat ini mengusulkan insentif petugas fardhu kifayah. Insya Allah, dengan masukan ini akan saya bahas di meja Banggar agar bisa dialokasikan,” ungkapnya. (Adv)





