Lanjutkan Pengentasan Kawasan Kumuh, Lembaga Keswadayaan Masyarakat Dilantik

Kepengurusan Asosiasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kota Balikpapan periode 2023-2028 resmi dilantik pada Minggu (6/8) di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Balikpapan. (HO)

BALIKPAPAN, KALTIMEDIA – Kepengurusan Asosiasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kota Balikpapan periode 2023-2028 resmi dilantik pada Minggu (6/8) di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Balikpapan.

Pelantikan tersebut dilakukan oleh Kepala Kesbangpol Kota Balikpapan, Sutadi, mewakili wali kota Balikpapan, Rahmad Mas’ud. Turut hadir juga Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh dibarengi dengan anggota DPRD Balikpapan lainnya.

Pada kesempatannya, Abdulloh mengatakan keberadaan LKM dapat membantu Pemerintah Kota Balikpapan dalam mengatasi kawasan kumuh.

Dia menyampaikan, berdasarkan data yang dihimpun dari Dinas Pekerjaan Umum (DPU) dan Dinas Perumahan dan Pemukiman (Disperkim) Balikpapan, kawasan kota kumuh di kota Balikpapan masih tersebar kurang lebih 200 hektar.

Sebelumnya, ada kekhawatiran dari pengurus LKM mengenai keberlanjutan LKM setelah program Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) berakhir pada Juni 2023.

“Kami dapat memahami kekhawatiran tersebut, karena Kotaku merupakan program pemerintah pusat dan pendanaannya bersumber dari bank dunia,” ujarnya.

Ketua DPRD Kota Balikpapan, Abdulloh, pada pelantikan Kepengurusan Asosiasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kota Balikpapan periode 2023-2028 di Aula Rumah Dinas Wakil Wali Kota Balikpapan, Minggu (6/8). (HO)

Oleh karena itu, dirinya meminta OPD terkait untuk bisa mendukung secara penuh baik moril maupun anggaran dana pembinaan untuk keberlangsungan program kerja LKM di Balikpapan, dimana menurutnya LKM tersebut dinilai sangat membantu program pemerintah dalam mengatasi kawasan kota kumuh.

“Tentu saja keberlanjutan program akan berjalan apabila kegiatannya dibiayai melalui APBD. Saya percaya, LKM dengan pengalaman yang dimilikinya telah mengetahui program-program apa saja yang perlu menjadi prioritas,” lanjut dia.

Abdulloh menilai, kerja-kerja yang telah dilakukan LKM telah banyak dirasakan manfaatnya oleh masyarakat, karenanya perlu dukungan dari pemerintah kota untuk keberlanjutannya.

“Saya sampaikan selamat kepada Pengurus Asosiasi Lembaga Keswadayaan Masyarakat (LKM) Kota Balikpapan periode 2023-2028 yang telah dilantik. Jangan pernah lelah untuk menebar kebaikan yang memberi manfaat,” katanya. (arh)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *