
Samarinda – Klub Borneo FC Samarinda akan kembali melakoni laga kandangnga menjamu Bhayangkara FC dalam laga lanjutan putaran kedua pekan ke-26 kompetisi Liga 1 musim 2022-2023, yang akan bergulir pada Sabtu (25/02/2023) malam, pukul 18.00 Wita di Stadion Segiri Samarinda.
Menjelang laga tersebut Borneo harus berpisah dengan pelatih sebelumnya Andre Gaspar, lantaran adanya masalah keluarga, sehingga pelatih itu pulang ke Brazil. Sehingga saat ini pelatih anyar asal Belanda, Pieter Huistira akan memegang kendali dalam sisa musim ini.
Banyaknya PR bagi skuad Pesut Etan terutama dalam hal finishing menjadi tantangan bagi Pieter. Mengenai hal tersebut, Ia menjelaskan jika masalah ini memang perlu diselesaikan. Hanya saja saat ini dirinya akan akan mengarahkan anak asuhnya untuk lebih jeli dalam manfaatkan peluang yang ada.
“Kami harus membuat peluang. Kami harus membuat banyak peluang. Saya telah melihat video beberapa pertandingan kemarin dan saya rasa kami harus membuat peluang-peluang bagus dengan lebih konsisten. Dan di sepakbola terkadang kamu bisa membuat peluang menjadi gol dan terkadang peluang itu kamu lewatkan,” jelas Pieter Huistira, saat konfrensi pers jelang pertandingan, Jumat (24/02/2023).
Ia menyebutkan, saat peluang tercipta di depan gawang lawan dalam 2 pertandingan sebelumnya. Menurutnya dengan adanya peluang yang bagus, harus sangat dimanfaatkan anak asuhnya agar membuahkan gol yang bagus juga.
“Kita bisa lihat contohnya seperti dua Pertandingan terakhir. Bola melambung terlalu ke atas ketika sudah di posisi finishing. Kiper mempunyai penyelamatan bagus. Kami harus mengubah hal itu. Tapi yang bagus adalah kami bisa membuat peluang yang bagus,” sebutnya.
Dalam menjamu pasukan The Guardian nanti, Pieter mengaku anak asuhnya sudah sangat siap berlaga. Namun kedatangannya di Samarinda merupakan tantangan tersendiri baginya. Hanya saja di pertandingan perdananya ini Ia akan berupaya memberikan hasil yang baik.
“Bagi saya, persiapan untuk besok tentu saja agak sedikit sibuk tentu saja. Saya datang ke Indonesia untuk Borneo dalam pekan ini dan mengambil alih tim ini di tengah musim adalah sebuah tantangan. Tapi ini adalah tantangan yang bagus dan saya sangat senang bisa berada di sini. Dan saya menantikan Pertandingan perdana saya,” ujarnya Pieter.
Sementara itu, Caretaker Pelatih Bhayangkara FC, Agus Sugeng Riyanto mengaku datang ke Samarinda membawa sebanyak 22 pemainnya. Sehingga ada motivasi besar yang dibawa yakni hasil laga pekan lalu saat melawan Madura United dengan kemenangan telak 4-0.
Sehingga untuk mempertahankan tren tersebut, Ia menegaskan kepada anak asuhnya untuk tetap rendah hati meski memiliki bekal yang bagus. Untuk itu pada pekan ini, timnya akan memberikan totonan dan penapilan yang layak untuk disaksikan.
“Saya menekankan kepada komponen tim bahwa kalimat paling utama kita tidak hanya bersemangat tapi kami mencoba tetap berendah hati menyikapi pertandingan yang kami hadapi entah itu versi away maupun home. Motivasi kami untuk pertandingan besok kami berupaya bahwa kami ingin menjadikan sepak bola di tim agar semua pertandingan itu menarik dan bisa dinikmati sehingga kita akan melakukan yang terbaik,” jelas Agus memungkasi.
Dalam 5 pertemuan terakhir antar kedua kesebelasan ini, Bhayangkara FC lebih unggul, lantaran meraih 1 kemenangan, dan 4 imbang. Sehingga hasil ini menjadi ajang bagi Pesut Etam untuk merubah data tersebut dengan mengalahkan The Guardian pada musim ini. (Dy)





