Pemkot Samarinda Dukung Maksimal Pelaku UMKM

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi Wongso, saat hadiri kegiatan Komunitas Kewirausahaan. (Istimewa)

Samarinda – Dalam agenda Diseminasi Kekayaan Intelektual bagi Komunitas Kewirausahaan Kota Samarinda, turur di hadiri langsung oleh Wakil Wali Kota Rusmadi Wongso, yang digelar pada Senin (06/02/2023) pagi, di Hotel Aston, Kota Samarinda.

Agenda tersebut digagas oleh Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia kawasan Kalimantan Timur (Kaltim), dengan tujuan untuk dapat memberikan informasi kepada para pelaku usaha atau UMKM di Kota Tepian terkait dengan tata cara pendaftaran Kekayaan Intelektual, serta bagaimana pemanfaatannya bagi percepatan pertumbuhan ekonomi di Kota Samarinda.

Berdasarkan dari catatan yang didapat, jumlah pendaftar hingga mencapai 157 orang. Hanya saja jumlah tersebut akan diseleksi, sehingga mengkrucut menjadi 100 orang saja.

Dalam sambutannya Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi menyampaikan, bahwa pentingnya bagi pelaku UMKM di Samarinda untuk dapat mendaftarkan Hak Kekayaan Intelektualnya. Apalagi kini di tengah perkembangan teknologi yang membuat suatu ide dengan mudah.

“Dengan masifnya penggunaan media sosial tidak menutup kemungkinan suatu ide kreatif menjadi viral, dan berpotensi besar mengalami pencurian ide,” ujar Rusmadi dalam sambutannya.

Lebih lanjut, Rusmadi menjelaskan jika kegiatan ini sejalan dengan acara yang diselenggarakan Kemenkumham tersebut. Sehinhga Pemkot Samarinda juga berupaya agar dapat mendorong pertumbuhan bagi para pelaku ekonomi kreatif.

“Pemerintah Kota Samarinda saat ini juga telah berkomitmen mendorong pertumbuhan pelaku ekonomi kreatif, start-up, dan UKM untuk memulai berwirausaha,” jelas Rusmadi.

Bahk tak segan Pemkot memberikan dukungan maksimal kepada para pelaku UMKM tersebut.

“Dinas Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Samarinda tahun 2022 lalu, telah merealisasikan beberapa program untuk mendukung terwujudnya 10.000 wirausaha baru,” imbuhnya.

Bersasarkan keterangan yang didapat, adapun 4 poin penting dalam program mewujudkan wirausahawan baru, yakni:

1. Kredit Usaha Rakyat bertuah. Yakni pinjaman kepada pelaku usaha dengan bunga 0 persen, dimana Pemkot Samarinda telah menggulirkan dana sebesar Rp15 miliar.

2. Melahirkan kegiatan dengan pembiayaan dari Dana Insentif Daerah (DID). Dana ini diberikan dalam bentuk voucher gratis sebesar Rp100.000 selama 3 bulan kepada 5.250 pelaku usaha.

3. Dana Bantuan Langsung Tunai (BLT) yang disalurkan kepada pelaku usaha yang tersebar di 59 kelurahan, sebanyak 10.000 pelaku usaha, dengan nilai sebesar Rp600.000 setiap pelaku UKM.

4. Perangkat Daerah terkait juga telah memberikan pelatihan kewirausahaan untuk 118 pelaku usaha serta sosialisasi digitalisasi usaha bersama 569 pelaku usaha. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *