
SAMARINDA – Seorang pemuda ditemukan tewas dengan luka tusukan ditubuhnya pada Senin (20/2/2022) dini hari di Dermaga Komplek Mahakam Square, Samarinda. Sontak saja penemuan tersebut membuat geger masyarakat di kawasan Jalan Untung Suropati, Kecamatan Sungai Kunjang.
Diketahui, pemuda tersebut bernama Iwan Hardiansyah (22) yang diduga tewas akibat pembunuhan. Saat ditemukan malam tadi, jenazah mengenakan kaos putih berjelana krem panjang dan ada beberapa luka tusuk di tubuhnya.
Kapolsek Sungai Kunjang, Kompol Made Anwara melalui Kanit Reskrim, Ipda Roni Wibowo mengatakan kabar penemuan tersebut diketahui saat seorang warga sekitar melapor ke Polresta Samarinda.
“Setelah ditindaklanjuti, ternyata benar, ada seorang laki-laki ditemukan sudah tergeletak di sana. Temuan ini diteruskan ke kami (Unit Reskrim Polsek Sungai Kunjang) dan kami langsung ke lokasi kejadian,” ucap Ipda Roni, Senin (21/2/2022).
Jajaran Polsek Sungai Kunjang yang dibantu Unit Inafis Satreskrim Polresta Samarinda pun segera melakukan olah tempat kejadian perkara dan hasil sementara diungkapkan Iwan Hardiansyah adalah korban pembunuhan.
“Dugaan sementaranya, iya pembunuhan. Kami menemukan luka lubang di bagian ketiak tangan kiri dan dada korban,” katanya.
Meski begitu, Roni masih belum bisa membeberkan penyebab kematian korban hingga motif kasus tersebut. Dari informasi awal di lokasi kejadian, sebelum jenazah korban ditemukan sempat tersiar bahwa Iwan Hardiansyah terlibat keributan dengan seseorang.
“Kami masih mintai keterangan saksi-saksi di lokasi kejadian. Untuk motif, penyebab dan pelakunya, belum. Masih penyelidikan. Nanti saya sampaikan kalau semua keterangan dan lain-lainnya terkumpul,” jelasnya.
Polisi turut mengamankan beberapa barang bukti di TKP, diantaranya motor milik korban. Motor tersebut terparkir sejauh 20 meter dari TKP korban ditemukan.
Selain itu polisi juga sudah membawa sejumlah saksi untuk dimintai keterangan. Setelah satu jam melakukan olah TKP, korban dievakuasi untuk kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Wahab Sjahranie, guna dilakukan autopsi.
“Untuk penyebab kematian masih harus kami pastikan dahulu ke rumah sakit, apakah itu luka diakibatkan benda tajam atau tumpul. Kita masih belum tau. Kesimpulannya nanti dari pihak rumah sakit. Intinya, untuk dugaan sementara ini korban dibunuh,” serunya. (cps)



