Sebagai Wali Kota Samarinda, Andi Harun Berupaya Penuhi Janji

Pelaksanaan Musdalub PD Tidar Kaltim di hotel Horison Samarinda. (pry)

SAMARINDA – Setelah terpilih dan resmi dilantik, sebagai Wali Kota Samarinda dan juga menjabat sebagai Ketua DPD Gerindra Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) Andi Harun berusaha untuk memenuhi janjinya yang ia sampaikan pada kampanye Pilkada 2020 lalu.

Andi Harun mengatakan akan berusaha menuntaskan apa yang sudah dikatakanya, dan bukan hanya janji semata. Dalam 3 tahun pada masa jabatannya kedepan, Andi Harun akan segera menuntaskan permasalahan yang ada di Kota Tepian.

Untuk meningkatkan elektabilitas Gerindra saat ditanya awak media, Andi Harun mengatakan hal tersebut selaras jika dapat memenuhi ekspetasi masyarakat.

Dirinya pun menghimbaukan kepada seluruh kader Partai untuk terus mengabdikan diri ke masyarakat, agar pengabdian bukanlah mencari posisi strategis semata.

Justru dengan pengabdian diri ke masyarakat dapat memberikan kesejahteraan masyarakat. Sehingga masyarakat dapat percaya terhadap Gerindra dan dapat menjadi pemenang di Pemilu 2024 mendatang. Jika hal tersebut terjadi, ia yakin Prabowo Subianto dapat menjadi presiden di Pemilu 2024 mendatang.

“Selalu mengibarkan sikap pengabdian bangsa negara agar Rakyat mencintai Partai Gerindra. Saat 2024 rakyat menjatuhkan dukungan di partai Gerindra. Atas usaha besar ini Kita mendapatkan kemenangan dan mengantarkan Prabowo Subianto sebagai presiden Republik Indonesia,” ucap Andi Harun, dalam Musdalub PD Tidar Kaltim, Rabu (03/03/2021).

Senada dengan hal tersebut, ketua Umum PD Tidar Aryo Djojohadikusumo mengatakan peran generasi muda di Tidar turut membantu melancarkan jalan Prabowo Subianto sebagai presiden di tahun 2024. Untuk dari itu kaderisasi serta sosialisasi gagasan di organisasi sayap partai itulah digencarkan saat ini.

Tambahnya, sayap partai terbaik saat ini dimiliki PDI-P dan PKS. Sebab kedua partai itu selalu mudah melancarkan sosialisasi serta gagasan partai. Ia pun mengingatkan kepada kader muda untuk selalu aktif bergerak dalam memberikan gagasan untuk pembangunan masyarakat.

“Penyegaran itu penting saya juga sengaja dan paksa. Harus musda kenapa? Karena sembilan tahun menandatangi penunjukkan SK. Biasanya anak muda satu Bulan aktif satu Bulan pindah kerjaan. Ini bukan model yang kelanjutan,” ucapnya. (pry)

Editor: (dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *