
Jakarta, Kaltimedia.com – Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (22/5/2026). Pelemahan mata uang Garuda terjadi di tengah pergerakan bervariasi mata uang Asia dan Eropa terhadap dolar AS.
Mengutip Bloomberg, rupiah dibuka di level Rp17.698 per dolar AS atau turun 31 poin setara 0,18 persen dibandingkan penutupan perdagangan sebelumnya.
Di kawasan Asia, sejumlah mata uang tercatat bergerak fluktuatif. Yen Jepang (JPY) melemah 0,07 persen, dolar Hong Kong (HKD) turun 0,01 persen, dan dolar Singapura (SGD) terkoreksi 0,07 persen.
Sementara itu, dolar Taiwan (TWD) justru menguat 0,16 persen. Won Korea Selatan (KRW) melemah cukup dalam sebesar 0,23 persen.
Pergerakan positif juga dialami beberapa mata uang Asia lainnya. Peso Filipina (PHP) menguat 0,08 persen, Rupee India (INR) naik 0,66 persen, serta Yuan China (CNY) bertambah 0,02 persen.
Di sisi lain, Ringgit Malaysia (MYR) tercatat melemah 0,04 persen dan Baht Thailand (THB) turun 0,17 persen terhadap dolar AS.
Sementara itu, mata uang negara-negara Eropa bergerak campuran pada perdagangan pagi ini. Euro (EUR) menguat 0,07 persen dan Poundsterling Inggris (GBP) naik 0,04 persen.
Sebaliknya, Franc Swiss (CHF) melemah 0,05 persen. Krona Swedia (SEK) juga turun 0,13 persen, sedangkan Krona Denmark (DKK) terkoreksi 0,06 persen. (Ang)



