
Paser, Kaltimedia.com – Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser melalui Bidang Ekonomi Kreatif menggagas kegiatan Car Free Night (CFN) sebagai upaya mendorong pertumbuhan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM). Kegiatan perdana ini digelar pada 16 dan 17 Desember 2026 di kawasan GOR Sadurengas, Tanah Grogot.
CFN dirancang sebagai agenda rutin mingguan yang dilaksanakan setiap Jumat mulai pukul 16.00 hingga 22.00 Wita serta Sabtu pagi pukul 05.00 hingga 11.00 Wita. Program ini diharapkan mampu menghidupkan kembali aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus menjadi ruang publik yang produktif.
Adiyatama Parekraf Disporapar Paser, Wahab Syahranie, menjelaskan bahwa Car Free Night merupakan pengembangan dari Car Free Day (CFD) yang selama ini digelar setiap Minggu pagi. CFN juga dimaksudkan untuk menampung pelaku UMKM yang belum mendapat kesempatan berjualan di CFD maupun Masjid Agung Culinary (MAC) yang rutin berlangsung setiap Sabtu malam.
Selain aktivitas ekonomi, CFN turut diramaikan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas dari putra-putri daerah, mulai dari musik, tari, hingga fesyen.
“Kita kasih kesempatan para komunitas-komunitas seniman atau para anak-anak band, anak-anak muda, anak-anak tari atau anak-anak fashion yang ingin keluar kolaborasi di sini, ingin tampil di sini, silakan. Semua untuk kesempatannya para komunitas yang ada di sini. Kita kasih selebar-lebarnya untuk mereka bisa di sini berkolaborasi, berpartisipasi,” kata Wahab Syahranie kepada rri.co.id.
Pada pelaksanaan perdana, sekitar 150 UMKM ikut ambil bagian dengan menjajakan beragam produk kuliner dan dagangan lainnya. Namun, Wahab mengakui masih ada sejumlah pelaku usaha yang belum terakomodasi lantaran keterbatasan kuota.
“Terutama untuk para UMKM yang ada di sini atau para komunitas kuliner yang ada di sini yang jumlahnya ratusan pedagang ini, itu masih beberapa pedagang atau pelaku usaha yang belum kita cover. Tapi kita berusaha supaya itu kita cover juga mereka nanti biar bisa masuk juga di sini,” ucapnya.
Ia menambahkan, awalnya kuota pendaftaran dibuka untuk 200 pelaku usaha. Namun, jumlah pendaftar membludak hingga 285 UMKM sehingga perlu dilakukan proses kurasi dan seleksi.
Melihat antusiasme tersebut, Disporapar Paser membuka peluang penambahan kuota serta penyediaan tenda tambahan bagi UMKM yang masuk daftar tunggu.
“Kemudian yang daftar tunggu tadi kita nanti kasih kesempatan. Kalau seandainya ada yang enggak turun mereka bisa naik menggantikan. Jadi mereka bisa masuk naik menambah. Ada wacana juga kita nambah tenda juga untuk mengcover teman-teman yang di daftar tunggu ke depannya,” ujar Wahab.
Untuk mendukung kenyamanan pengunjung dan pelaku usaha, sejumlah fasilitas umum telah disiapkan di area CFN, di antaranya Wi-Fi gratis, mushalla, toilet portable, serta tempat sampah yang disebar di sekitar jogging track GOR Sadurengas.
Lebih jauh, CFN juga menjadi bagian dari kesiapan Kabupaten Paser sebagai tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kalimantan Timur ke-8 yang dijadwalkan berlangsung pada November 2026.
Tak hanya menyajikan aneka kuliner, CFN juga menghadirkan beragam lapak penjualan barang hingga jasa hiburan, seperti wahana permainan dan rental remote control excavator yang menjadi daya tarik tersendiri bagi anak-anak maupun orang tua yang ingin menikmati waktu bersama keluarga. (Dy)
Editor: Ang





