
Samarinda, Kaltimedia.com – TNI Angkatan Darat (TNI AD) dari Kodim 1714/Puncak Jaya bergerak cepat meredam konflik antarwarga di jalur Poros Papua, tepatnya di depan Lapangan Amanah, Kampung Pagaleme, Distrik Pagaleme, Rabu (26/11/2025) lalu.
Menurut keterangan resmi Penkodam XVII/Cenderawasih, bentrokan terjadi akibat kesalahpahaman antara dua kubu pendukung calon bupati Puncak Jaya saat berlangsungnya acara bakar batu. Perselisihan adat itu memicu perang panah di tengah keramaian masyarakat.
Peristiwa yang berlangsung singkat tersebut menewaskan satu orang yang terjatuh dari kendaraan, serta melukai tiga warga lainnya akibat terkena anak panah.
Situasi yang memanas menimbulkan kepanikan, termasuk di kalangan anak-anak sekolah yang berada dekat lokasi bentrok.
Komandan Kodim 1714/Puncak Jaya, Letkol Inf Bagus Kurniawan, menjelaskan bahwa pihaknya memilih pendekatan persuasif dengan mempertemukan para kepala suku dari kedua belah pihak untuk melakukan perundingan damai.
“Saya bersama para kepala suku telah melakukan perundingan dan mencari jalan terbaik untuk mengatasi kesalahpahaman ini. Puji Tuhan, perang berhasil kami hentikan dan kondisi Puncak Jaya kini kembali kondusif,” ujar Letkol Bagus Kurniawan melalui keterangan resmi.
Di tengah suasana mencekam, personel Babinsa Kodim 1714/PJ juga sigap mengevakuasi anak-anak sekolah dan warga sipil ke Markas Kodim 1714/PJ. Makodim menjadi tempat perlindungan sementara hingga situasi wilayah benar-benar aman. (AS)





