
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali membuka ruang bagi kreativitas masyarakat melalui sayembara desain logo dan tema Hari Ulang Tahun (HUT) ke-129 Kota Balikpapan tahun 2026. Lomba ini resmi dibuka sejak 20 Oktober hingga 17 November 2025, dengan total hadiah mencapai Rp 35 juta.
Sayembara tersebut menjadi ajang bagi warga Balikpapan untuk menyalurkan ide dan gagasan kreatif yang akan menjadi identitas resmi perayaan ulang tahun kota minyak pada tahun depan. Pemerintah berharap partisipasi masyarakat dapat menghadirkan desain yang mencerminkan jati diri Balikpapan sebagai kota yang modern, religius, dan nyaman untuk semua.
Kepala Bagian Perkotaan Sekretariat Daerah Kota (Setdakot) Balikpapan, Fachrul Razji, menjelaskan bahwa desain logo dan tema yang diajukan peserta harus sejalan dengan arah pembangunan daerah sebagaimana tertuang dalam RPJMD Balikpapan 2025–2029, yang mengusung tiga pilar utama.
“Pertama, Kota Global — Balikpapan yang modern, tangguh, inovatif, dan sejajar dengan kota besar dunia. Kedua, Nyaman untuk Semua, yaitu kota yang inklusif, ramah, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat. Dan ketiga, Madinatul Iman, kota religius yang menjadikan nilai spiritual sebagai dasar kehidupan sosial dan pembangunan,” terangnya.
Fachrul menegaskan, karya yang dikirim harus mampu mewakili semangat kemajuan Kota Balikpapan, serta menggambarkan karakter daerah yang modern, harmonis, dan berlandaskan nilai keimanan. Ia menambahkan, sayembara ini tidak hanya menjadi kompetisi semata, melainkan juga bentuk kolaborasi antara pemerintah dan warga dalam memperkuat citra kota.
Adapun ketentuan desain mencakup penerapan prinsip-prinsip dasar desain seperti kesatuan, keseimbangan, proporsi, irama, dan dominasi. Pemilihan warna juga diharapkan mampu merepresentasikan karakter Balikpapan yang dinamis dan selaras.
Sementara itu, syarat peserta antara lain merupakan warga Kota Balikpapan (dibuktikan dengan KTP/KK), mengikuti secara perorangan, serta belum pernah menjadi juara pertama sayembara logo HUT Balikpapan sebelumnya. Karya harus orisinal, belum pernah dipublikasikan, dan tidak mengandung unsur SARA.
Peserta wajib mengirimkan logo dalam format JPG/PNG (300 dpi) atau CDR/AI (maksimal 15 MB), disertai narasi makna logo dan tema dalam format PDF ukuran A4. Semua berkas dikumpulkan dalam satu folder (.zip atau .rar) dan diunggah melalui tautan pendaftaran resmi: bit.ly/LogoHUT129BPN.
Peserta yang masuk tiga besar nantinya akan diminta mempresentasikan karya di hadapan dewan juri. Hak cipta pemenang akan menjadi milik Pemerintah Kota Balikpapan.
Fachrul berharap, antusiasme warga Balikpapan dapat kembali tinggi seperti tahun-tahun sebelumnya. “Kami ingin karya yang terpilih benar-benar mencerminkan kecintaan warga terhadap kotanya sendiri. Sayembara ini menjadi momentum bagi masyarakat untuk berkontribusi nyata dalam mewujudkan Balikpapan yang global, nyaman, dan religius,” pungkasnya. (mang)





