Korsleting Diduga Penyebab Kebakaran di Juanda 11, Satu Rumah Ludes

Foto: Korsleting Diduga Penyebab Kebakaran di Juanda 11, Satu Rumah Ludes. Sumber: Istimewa.
Foto: Korsleting Diduga Penyebab Kebakaran di Juanda 11, Satu Rumah Ludes. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com – Kebakaran kembali melanda Kota Samarinda. Kali ini, api menghanguskan satu rumah dan merusak dua rumah lainnya di kawasan padat penduduk, Jalan Juanda 11, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Samarinda Ulu, Selasa malam (26/8/2025).

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Dinas Pemadam Kebakaran (Disdamkar) Kota Samarinda, M. Teguh Setiawardana, menjelaskan pihaknya menerima laporan sekitar pukul 21.30 WITA. Delapan unit mobil pemadam dari empat posko langsung dikerahkan ke lokasi.

“Situasi cukup menantang karena posisi rumah berada di dalam gang sempit. Namun berkat kerja sama tim di lapangan, relawan, dan dukungan warga, api bisa dikendalikan dalam waktu kurang lebih satu jam,” terang Teguh.

Meski tidak menimbulkan korban jiwa, kebakaran ini menyebabkan satu keluarga kehilangan tempat tinggal. Beruntung, api tidak sempat menjalar ke bangunan sekitar, termasuk sebuah ruko sembako yang juga menjual bensin pom mini. Jika terdampak, dikhawatirkan dapat memicu ledakan.

Disdamkar menduga kuat kebakaran dipicu korsleting listrik. Dugaan ini diperkuat kesaksian warga yang melihat percikan api di bagian belakang rumah sesaat sebelum api membesar.

“Tadi sempat terlihat percikan api, lalu langsung menjalar ke atap. Kemungkinan besar korsleting listrik,” ungkap seorang warga yang ikut membantu pemadaman awal.

Teguh kembali mengingatkan masyarakat untuk lebih waspada terhadap kondisi instalasi listrik di rumah masing-masing. Ia menegaskan, korsleting masih menjadi penyebab dominan kebakaran di Samarinda.

“Kami mengimbau warga rutin memeriksa instalasi listrik dan peralatan elektronik. Kabel yang sudah rapuh atau peralatan yang rusak sebaiknya segera diganti, agar tidak menimbulkan risiko,” pesannya.

Berkat kesigapan petugas, relawan, dan warga, api akhirnya berhasil dipadamkan sekitar pukul 22.30 WITA sehingga kerugian tidak semakin meluas. (Rfh)
Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *