DPRD Samarinda Soroti Kinerja Bapenda, Penerimaan PBG Lampaui Target

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi.

Samarinda – Komisi II DPRD Samarinda menyoroti kinerja Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dalam upaya mengejar target Pendapatan Asli Daerah (PAD) semester pertama tahun 2025.

Hal tersebut dilakukan untuk membahas mengenai pencapaian dari berbagai sektor pendapatan, termasuk pajak dan retribusi, sebagai dasar evaluasi kinerja keseluruhan kota Tepian.

Ketua Komisi II DPRD Samarinda, Iswandi, mengatakan pertemuan ini menjadi momen penting untuk mengetahui sejauh mana realisasi PAD dalam lima bulan terakhir. Ia menekankan perlunya solusi jika ditemukan kendala dalam pencapaian target.

“Kami ingin tahu dari target 100 persen ini, sudah sejauh mana realisasinya, dan kalau ada kendala, bagaimana mengatasinya,” ujar Iswandi, usai menghadiri Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Bapenda yang digelar pada Rabu (28/5/2025).

Salah satu sektor yang menjadi perhatian khusus yaitu retribusi dari Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), yang dilaporkan telah melampaui target tahun berjalan. Menurut Iswandi, pencapaian ini menjadi bukti bahwa ada potensi sektor tertentu yang bisa dioptimalkan lebih lanjut.

“Retribusi PBG ini sangat menggembirakan karena sudah di atas 100 persen. Ini jadi contoh sektor yang bisa lebih dimaksimalkan,” tuturnya.

Namun, tidak semua sektor menunjukkan performa serupa. Beberapa jenis pajak dan retribusi masih tercatat rendah dan perlu intervensi strategi yang tepat agar tidak menjadi beban fiskal pada akhir tahun.

Kemudian, ia menyatakan pihaknya akan ikut serta dalam merumuskan solusi berdasarkan tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai lembaga legislatif dan siap mendukung langkah-langkah teknis yang dibutuhkan.

“Kalau ada kendalanya kami ingin tahu apa yang bisa kami bantu sesuai tupoksi. Jangan sampai hanya Bapenda yang bekerja sendiri,” tuturnya.

Selain sebagai forum evaluasi, RDP ini juga menjadi langkah awal dalam menyusun strategi lintas sektor agar pendapatan daerah lebih optimal hingga Desember mendatang. DPRD mendorong sinergi lebih luas antara OPD terkait untuk menutup potensi kebocoran pendapatan.

“Kami ingin PAD Samarinda terus meningkat dan bisa menopang pembangunan tanpa terlalu bergantung pada dana pusat,” pungkas Iswandi. (Adv/Df)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *