Dorong Pengentasan Kemiskinan Ekstrem, DPRD PPU Minta Pemkab untuk Salurkan Bantuan Perbaikan Rumah Gakin

Program unggulan untuk mensejahterakan masyarakat melalui rumah sehat layak huni bagi keluarga miskin atau rumah gakin di Kabupaten Penajam Paser Utara PPU terus ditingkatkan.  Program yang ada di PPU sejak 2005 ini terus dilaksanakan mengingat masih ada keluarga yang tinggal dirumah kurang layak huni dengan fasilitas seadanya. (foto: https://jdih.penajamkab.go.id/)

KALTIMEDIA.COM, PENAJAM PASER UTARA – Sebagai upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem, Ketua DPRD Penajam Paser Utara (PPU) Syahrudin M Noor mendorong Pemkab PPU untuk menyalurkan program bantuan perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH) bagi keluarga miskin.

“Pastinya pembuatan rumah gakin, kemudian peningkatan kesejahteraan lainnya untuk membantu masyarakat kita yang kurang mampu,” ujar Syahrudin kepada awak media, pada Senin (11/03/2024).

Syahrudin menjelaskan, untuk peningkatan kesejahteraan untuk membantu masyarakat kurang mampu, yaitu seperti program pelatihan terkait dengan peningkatan produksi dan peningkatan kualitas produk bagi sektor Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

“Tidak boleh memberikan sesuatu yang instan terus. Pola itu akan diubah, diupayakan agar mereka bisa punya daya saing,” ujarnya.

Syahrudin menjelaskan, sebagai mandat Presiden Jokowi, pemerintah daerah diinstruksikan untuk mengentaskan kemiskinan esktrem. Untuk itu, berbagai program dan kegiatan pencegahan dan penanggulangan kemiskinan ekstrem harus dilakukan pemerintah daerah secara berkelanjutan.

Syahrudin mengungkapkan, pemerintah daerah menargetkan penurunan kemiskinan ekstrem hingga nol persen di tahun 2024 ini.

“Pemerintah daerah memiliki kewajiban mengentaskan kemiskinan ekstrem. Saya harap setelah terlaksananya program bantuan di PPU ini akan menjadi langkah baik untuk mengurangi tingkat kemiskinan di daerah kita,” tegasnya. (arh)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *