
BALIKPAPAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kota Balikpapan mengadakan kegiatan Konsolidasi dan Pemantapan Bakal Calon Legislatif (Bacaleg) menghadapi Pemilu 2024, Senin (6/3/2023). Konsolidasi yang berlangsung di Hotel Grand Tjokro Balikpapan itu dihadiri pengurus partai mulai dari DPC, Pengurus Kecamatan, hingga seluruh Bacaleg dari berbagai Daerah Pemilihan (Dapil) Kota Balikpapan, dan Bacaleg Provinsi Dapil Kota Balikpapan.
Ketua DPC PPP Balikpapan, Iwan Wahyudi dalam sambutannya mengatakan tujuan kegiatan hari ini ialah untuk memantapkan para kader serta memberikan pemahaman mengenai kelengkapan jelang Pemilu 2024 mendatang. Apalagi tambahnya, PPP Balikpapan pada Pemilu mendatang menargetkan peningkatan suara hingga 42 ribu suara.
“Kita akan hantarkan para kader untuk menjadi ujung tombak PPP, merebut suara pada 2024 nanti. Pada Pemilu sebelumnya kita dapat 21 suara, nanti target kita 42 ribu pada 2024,” serunya.
Tambahnya lagi, Iwan mengingatkan kepada seluruh Bacaleg sudah mulai bergerak ke Dapilnya masing-masing. Bergerak lebih awal menurutnya lebih baik untuk menyentuh seluruh elemen masyarakat di Kota Balikpapan.
“Sesuai dengan nomor urut partai kita 17, yakni 1 tujuan dapatkan 7 kursi di DPRD Kota Balikpapan. First in first impression. Harus segera, mumpung lapangan masih kering ayo kita sama-sama masuk ke Dapil kita,” ucapnya.
Dalam kegiatan Konsolidasi tersebut, turut dihadirkan narasumber dari pihak Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Balikpapan dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu). Ketua KPU Balikpapan, Noor Thoha dalam kesempatannya mengingatkan tahapan Pemilu 2024.

Selain tahapan Pemilu, Thoha juga menjelaskan mengenai jumlah kursi dan Dapil Kota Balikpapan guna pemahaman bagi para Bacaleg.
“Sistem Pemilu kita paling kompleks di dunia, jadi bapak ibu sekalian harus paham dapil. Karna itu wilayah bertempur nantinya,” sebutnya.
Sementara itu, perwakilan Bawaslu Balikpapan, Ahmadi Azis, Kordiv P2H Bawaslu Balikpapan menjelaskan mengenai perspektif pencegahan dalam penyelenggaraan umum. Selain itu Azis juga menjelaskan parameter sukses penyelenggaraan Pemilu.
“Bawaslu dan partai politik itu bersinergi, guna meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat demi mewujudkan pemilu yang demokratis dan partisipatif,” sebutnya.
Konsolidasi berlangsung dengan 3 sesi, yang berlangsung sejak ba’da dzuhur hingga pukul 18.00 Wita. (Ar)





