
SAMARINDA – Sebelumnya Pengprov Persatuan Olahraga Layar Seluruh Indonesia (Porlasi) Kaltim ikut ambil bagian dalam Rakernas PB Porlasi di Jakarta pada Juni lalu, yang membahas persoalan nomor lomba yang akan dipertandingkan pada PON ke-21 di Aceh-Sumatera Utara Tahun 2024 mendatang.
Ketua Umum Pengprov Porlasi Kaltim, Teddy Abay menerangkan, pihaknya menyampaikan laporan-laporan kegiatan tahun 2020-2021 yang tidak ada event karena terdampak pandemi. Untuk itu pihaknya mengusulkan persiapan dan nomor lomba layar agar ditambah pada PON mendatang.
“Kaltim sangat berkepentingan karena nomor andalan kita ada semua disitu. Malah waktu di PON Papua tidak ada disana, sekarang masuk semua seperti 470 putri, Hobie 16, nah itu emas sekitar kita. Jadi potensi untuk tetap juara umum PON 2024 diatas kertas peluangnya itu ada,” jelas Teddy Abay, Rabu (06/07/2022).
Lebih lanjut nomor yang tidak dipertandingkan pada PON 2021 di Papua yang lalu, nantinya akan dipertandingkan PON mendatang. Sehingga dari nomor ini, Teddy meyakini bahwa Kaltim bisa kembali meraih gelar juara umum karena adanya potensi medali emas yang bisa direbut.
“Disamping nomor junior yang berganti setiap PON itu kita jalan terus. Junior akan tumbuh dan berganti terus, tapi potensi itu tetap ada. Tapi yang kelas-kelas elit yang memang untuk senior itu kita tambahkan 2 kesempatan 470 putri dan Hobie 16 open itu kelas emas kita itu,” terangnya.
“Kalau di Hobie 16 open itu kemarin waktu 2016 maraton sama seri 2 2 nya dapat itu 2 emas 1 PON,” imbuhnya.
Setelah usulan nomor tanding pada Rekernas lalu, kini Pelayar Benua Etam mempersiapkan diri dan berlatih untuk mematangkan programnya menatap PON mendatang. (ren)





