Ayu Aulia Dikaitkan dengan Tim Kreatif Kemhan, Ormas GBNMI dan Kemhan Beri Klarifikasi

Gambar saat ini: Foto: Selebgram Ayu Aulia. Sumber: Istimewa.
Foto: Selebgram Ayu Aulia. Sumber: Istimewa.

Jakarta, Kaltimedia.com — Nama model sekaligus selebgram Ayu Aulia menjadi sorotan publik setelah beredar kabar yang mengaitkannya sebagai bagian dari tim kreatif Kementerian Pertahanan (Kemhan). Isu tersebut ramai diperbincangkan di media sosial dan memicu beragam spekulasi.

Kabar tersebut bermula dari unggahan Ayu Aulia di akun Instagram pribadinya, @ayuanandiantiaulia, saat menghadiri sebuah acara organisasi kemasyarakatan Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia (GBNMI). Dalam unggahan tersebut, Ayu menuliskan keterangan bertajuk “Pelantikan” serta berpose di sebuah gedung bertuliskan “Dewan Pertahanan Nasional”.

Ketua Umum GBNMI, Faisal Manaf, menjelaskan bahwa acara pelantikan tersebut memang diselenggarakan di Gedung Kementerian Pertahanan dan bertepatan dengan peringatan Hari Bela Negara pada 19 Desember 2025. Namun, ia menegaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan agenda internal organisasi, bukan kegiatan resmi Kemhan.

Faisal mengungkapkan, GBNMI dibentuk berdasarkan rekomendasi dari Direktorat Jenderal Potensi Pertahanan (Dirjen Pothan) Kemhan, tetapi organisasi tersebut bukan bagian dari struktur Kementerian Pertahanan.

“Jadi sekali lagi, Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia adalah organisasi yang bukan organisasi Kemhan. Mbak Aulia ini adalah tim kreatif, bersama Mas Sunan [Kalijaga] ini adalah tim kreatif daripada Gerakan Bela Negara Membangun Indonesia, bukan bagian dari Kementerian Pertahanan,” ujar Faisal dalam konferensi pers di Senayan City, Jumat (26/12/2025).

Menurut Faisal, GBNMI bertujuan menumbuhkan semangat dan kesadaran bela negara di tengah masyarakat. Keterlibatan figur publik seperti Ayu Aulia dinilai strategis agar pesan bela negara dapat menjangkau lapisan masyarakat yang lebih luas.

Ia juga menyebut, selain Ayu Aulia, terdapat sejumlah tokoh lain yang tergabung dalam organisasi tersebut, meski tidak semuanya hadir dalam acara pelantikan.

Sementara itu, Ayu Aulia menegaskan bahwa unggahannya tidak dimaksudkan untuk menimbulkan kesalahpahaman publik. Ia menyatakan kehadirannya murni sebagai anggota GBNMI yang membantu penyebaran program bela negara melalui jalur kreatif dan komunikasi publik.

“Saya juga tidak pernah bilang bahwa saya dilantik oleh Kemenhan, kan saya bilang ‘di Kemenhan’. Tapi kan betul, memang di Kemenhan. Jadi memang mungkin ini adalah miscommunication aja, menurut saya. Ini yang perlu kita luruskan di hari ini,” kata Ayu Aulia.

Ia kembali menegaskan bahwa keterlibatannya di GBNMI bersifat sukarela dan tidak menerima imbalan dalam bentuk apa pun.

“Jadi kalau aku, mau dikatain apa, mau dibilang katanya gak rela bayar pajak untuk orang seperti saya, apa segala macam, saya tidak peduli, kenapa? karena saya tidak pernah minta uang dari mereka,” tuturnya.

Terpisah, Kementerian Pertahanan secara resmi memberikan klarifikasi untuk meluruskan informasi yang beredar. Kepala Biro Humas Setjen Kemhan, Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait, menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak memiliki hubungan struktural maupun nonstruktural dengan Kemhan.

“Kemhan menegaskan bahwa Ayu Aulia tidak dilantik, tidak diangkat, dan tidak memiliki penugasan apa pun sebagai tim kreatif Kemhan, baik secara struktural maupun nonstruktural,” tegas Rico dalam keterangan tertulis.

Dengan klarifikasi tersebut, Kemhan berharap publik tidak lagi mengaitkan Ayu Aulia sebagai bagian dari tim kreatif kementerian, serta memahami bahwa keterlibatannya berada dalam ranah organisasi kemasyarakatan, bukan institusi negara. (Ang)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *