
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota (Pemkot) Balikpapan melalui Dinas Pariwisata, Pemuda, dan Olahraga (Disparpora) kembali menghadirkan ajang tahunan paling dinanti, Balikpapan Fest 2025, yang akan berlangsung pada 6–9 November 2025 di BSSC Dome Balikpapan.
Festival ini tidak sekadar menjadi hiburan masyarakat, tetapi juga menjadi wadah kolaborasi bagi pelaku industri kreatif, komunitas budaya, dan sektor pariwisata untuk memperkuat ekosistem ekonomi kreatif daerah.
Ketua Forum Ekonomi Kreatif (Ekraf) Kota Balikpapan, Nurlena Rahmad Mas’ud, SE, menegaskan komitmennya untuk mendukung penuh pelaksanaan Balikpapan Fest 2025. Ia menilai, festival ini menjadi momentum penting bagi pelaku ekonomi kreatif lokal untuk menampilkan karya terbaik dan memperluas jejaring hingga ke tingkat nasional bahkan internasional.
“Balikpapan Fest bukan sekadar ajang hiburan, tetapi ruang untuk menyalakan semangat, membangun jejaring, dan meneguhkan identitas kreatif kota ini. Kreativitas adalah energi pemersatu yang menggerakkan Balikpapan menuju masa depan yang berdaya saing,” ungkap Nurlena, Kamis (30/10/2025).
Balikpapan Fest 2025 hadir dengan konsep baru yang lebih dinamis dan partisipatif. Sejumlah agenda besar disiapkan untuk menarik minat masyarakat sekaligus menampilkan potensi lokal, mulai dari pertunjukan seni dan budaya, festival kuliner khas daerah, fashion show, konser musik, Fun Run, hingga Kalimantan Bike Week.
Selain itu, festival ini juga akan dirangkaikan dengan Investment Forum Tourism Balikpapan, yang mempertemukan pelaku usaha, investor, dan komunitas kreatif guna membuka peluang kolaborasi dan investasi di sektor pariwisata.
Menurut Nurlena, dukungan terhadap pelaku ekonomi kreatif merupakan bentuk investasi sosial jangka panjang bagi kemajuan kota. Ia menekankan bahwa kreativitas tidak hanya lahir dari ide, tetapi juga dari keberanian untuk bermimpi dan mewujudkannya.
“Melalui festival ini, kita membuka ruang bagi ide-ide segar untuk tumbuh dan berkembang. Dari kreativitas lahirlah inovasi, dan dari inovasi tercipta kesejahteraan,” tuturnya.
Ia berharap, pelaksanaan Balikpapan Fest 2025 dapat menjadi lebih dari sekadar pesta budaya. Festival ini diharapkan menjadi motor penggerak ekonomi kreatif lokal, memperluas lapangan kerja, menggerakkan UMKM, dan memperkuat posisi Balikpapan sebagai kota yang modern, kreatif, dan berdaya.
“Dukungan terhadap sektor kreatif adalah langkah strategis membangun masa depan Balikpapan. Ketika kreativitas diberi ruang, maka kemajuan akan mengikuti,” pungkas Nurlena penuh optimisme. (mang)





