
BALIKPAPAN — Suasana penuh kehangatan tampak di halaman Posyandu RT 38 Kelurahan Sepinggan Baru, Balikpapan Selatan, Senin malam (20/10/2025), saat Anggota Komisi III DPRD Kota Balikpapan, Laisa Hamisah, menggelar kegiatan Reses Masa Sidang I Tahun 2025/2026.
Melalui pertemuan ini, Laisa kembali menunjukkan komitmennya untuk mendengar langsung suara masyarakat di wilayah dapilnya. Sejumlah persoalan yang berkaitan dengan infrastruktur, air bersih, hingga pelayanan kesehatan menjadi fokus utama diskusi.
Acara tersebut turut dihadiri perwakilan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU), Dinas Kesehatan, BPJS Kesehatan, Perumda Tirta Manuntung Balikpapan (PTMB), serta jajaran kelurahan dan kecamatan. Kolaborasi lintas sektor ini memungkinkan sejumlah persoalan warga langsung mendapat solusi di tempat.
Ketua RT 38, La Daino, menyampaikan terima kasih atas realisasi pemasangan Penerangan Jalan Umum (PJU) yang dinilai membawa perubahan signifikan di lingkungan mereka.
“Sekarang jalan kami lebih terang dan aman di malam hari. Terima kasih untuk perhatian Bu Laisa. Harapan kami, perbaikan jalan lingkungan juga bisa segera dilanjutkan,” ujarnya.
Beberapa warga juga menyoroti kondisi jalan berlubang akibat proyek drainase yang belum selesai. Laisa menegaskan bahwa ia sudah menindaklanjuti hal tersebut dengan Dinas PU.
“Kami sudah koordinasikan, dan kabarnya besok alat berat mulai turun. Respons cepat ini patut diapresiasi,” katanya.
Tak hanya soal infrastruktur, pelayanan BPJS Kesehatan juga menjadi topik penting. Beberapa warga mengaku kesulitan saat pengajuan rawat inap karena kasus mereka tidak dianggap darurat. Menanggapi hal itu, Laisa mendorong BPJS agar meninjau kembali prosedur pelayanan supaya masyarakat tidak dirugikan.
Selain itu, masalah distribusi air PDAM juga mencuat, terutama di wilayah perbukitan seperti RT 46 dan RT 16. Warga berharap adanya solusi permanen agar pasokan air tetap lancar.
Menanggapi aspirasi tersebut, Laisa menjelaskan bahwa program penerangan jalan dan perbaikan infrastruktur dasar akan terus menjadi prioritas pengawasan pihaknya.
“Empat titik PJU baru sudah terpasang di RT 38, dan tahun depan kami usulkan tambahan di beberapa lokasi lain. Semua aspirasi warga akan terus kami kawal,” tegasnya.
Kegiatan reses yang berlangsung hingga malam itu ditutup dengan dialog santai antara warga dan para perwakilan dinas. Laisa berharap kegiatan seperti ini dapat memperkuat kepercayaan publik dan memastikan setiap aspirasi masyarakat berbuah kebijakan nyata.
“Kami hadir bukan hanya mendengar, tapi memastikan setiap usulan ditindaklanjuti. Dengan sinergi antara warga dan pemerintah, pembangunan di Balikpapan Selatan akan semakin merata,” pungkasnya. (Adv)





