
Jakarta, Kaltimedia.com – Menteri Hak Asasi Manusia (HAM) Natalius Pigai melakukan audiensi dengan Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Rabu (3/9/2025). Pertemuan ini membahas langkah strategis penanganan aksi demonstrasi yang belakangan marak terjadi di berbagai daerah.
Pigai menegaskan, aparat penegak hukum, khususnya Polri, wajib berpedoman pada International Covenant on Civil and Political Rights (ICCPR) yang telah diratifikasi Indonesia. Dokumen HAM internasional ini menjamin kebebasan berpendapat, berekspresi, dan berkumpul damai sebagaimana tercantum dalam Pasal 19, 20, dan 21.
“Arahan Presiden RI Prabowo Subianto sangat jelas agar aparat menjunjung tinggi prinsip HAM dalam mengidentifikasi demonstran pasca kejadian demo,” kata Pigai dalam keterangan tertulis.
Pigai meminta Polri membedakan pengunjuk rasa damai dengan kelompok perusuh yang berpotensi anarkis. Ia menekankan aparat harus profesional, jujur, adil, dan objektif. Untuk itu, Kementerian HAM membentuk Tim Monitor Khusus Pelindungan HAM guna mengawasi transparansi dan akuntabilitas penanganan aksi.
Kapolri Listyo Sigit menegaskan seluruh jajarannya akan bertindak sesuai pedoman ICCPR dan arahan Presiden.
“Polri berkomitmen mengedepankan pendekatan humanis dan proporsional dalam membedakan pengunjuk rasa damai dengan kelompok perusuh,” ujarnya.
Pemerintah berharap sinergi Kementerian HAM dan Polri mampu menjaga keseimbangan antara ruang demokrasi dan keamanan nasional. Pertemuan ini sekaligus menjadi penegasan komitmen Indonesia untuk terus memperkuat demokrasi dalam bingkai penghormatan HAM dan supremasi hukum.
Dalam pertemuan itu, Pigai didampingi Wamen HAM Mugiyanto, Staf Khusus Fajrimei A Gofar, dan Tenaga Ahli Kementerian HAM. Sementara Kapolri hadir bersama Irwasum Polri Komjen Wahyu Widada, Asops Kapolri Komjen Mohammad Fadil Imran, serta Kadiv Humas Irjen Pol Sandi Nugroho. (Ang)
#JagaIndonesiaLewatFakta – Kaltimedia mengajak masyarakat kritis, aktif, dan bijak menghadapi isu bangsa. Dengan fakta, kita jaga Indonesia bersama.





