Pedagang Plaza Kandilo Paser Keberatan Direlokasi, Rencana Sementara Ditunda

Gambar saat ini: Foto: Plaza Kandilo Tanah Grogot. Sumber: Istimewa.
Foto: Plaza Kandilo Tanah Grogot. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com – Sejumlah pedagang mendatangi ruang Kepala UPTD Pasar Kandilo Plaza, Tanah Grogot, Selasa (02/09/2025). Kedatangan mereka untuk menyampaikan aspirasi dan keberatan terkait rencana relokasi yang akan dilakukan pihak pengelola.

Kepala UPTD Pasar Kandilo Plaza, Mohammad Djamaluddin, menjelaskan bahwa pihaknya telah mengeluarkan surat pemberitahuan kepada pedagang sejak 1 September. Dalam surat tersebut, pedagang diminta untuk mengosongkan lantai dasar plaza paling lambat 15 September mendatang.

“Ada beberapa poin tadi sudah dibuat, jadi teman-teman pedagang intinya untuk saat ini tidak ingin direlokasi dengan pertimbangan-pertimbangan. Kalau direlokasi kan rencananya di Pasar Senaken,” ujar Djamaluddin.

Rencana pemindahan pedagang ke Pasar Senaken justru menimbulkan persoalan baru. Para pedagang menilai lokasi tersebut masih sepi pengunjung, sementara di Plaza Kandilo sendiri kondisi kunjungan juga belum ramai sehingga berdampak pada pendapatan mereka.

“Lokasi di sana tempatnya masih sepi, sementara di sini kondisinya juga. Tadi ada yang menyampaikan juga Kandilo Plaza pun kondisinya sepi. Kadang-kadang cuma dapat 150 sampai 200 ribu,” tambahnya.

Meski begitu, Djamaluddin menegaskan aspirasi pedagang tetap akan ditampung. Ia berencana menyampaikan hal ini kepada Kepala Disperindagkop Kabupaten Paser untuk kemudian dikoordinasikan lebih lanjut dengan Bupati maupun Sekda.

“Sehingga surat yang diberikan kepada para pedagang tersebut sementara dibatalkan,” jelasnya.

Menurut Djamaluddin, alasan utama pengosongan lantai dasar Plaza Kandilo adalah untuk penataan ulang. Langkah ini dilakukan sebagai persiapan Paser menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim 2026.

“Alasan pengosongan sendiri kita mau penataan ulang, itu konsep awalnya. Kemudian, kita mau berbenah, semua OPD itu berbenah untuk persiapan tahun 2026 dalam rangka menyambut Porprov. Karena mungkin kondisi plaza juga di lantai dasar itu terlalu ‘kumuh’,” terangnya.

Selain itu, ia mengungkapkan bahwa sejak awal area lantai dasar bagian tengah sebenarnya diperuntukkan bagi kegiatan pameran dan promosi dagangan yang sifatnya sementara, bukan untuk tempat usaha permanen.

“Kontak awalnya memang bukan untuk permanen, karena kontak awalnya di lantai dasar itu memang tempat promosi dan pameran saja yang sifatnya tidak menetap,” imbuhnya.

Djamaluddin menambahkan, sempat muncul rencana untuk memindahkan pedagang ke lantai tiga Plaza Kandilo karena masih tersedia banyak lapak kosong. Namun, pedagang keberatan lantaran akses yang dinilai sulit, apalagi eskalator di gedung tersebut sudah tidak difungsikan. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *