
Paser, Kaltimedia.com – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kabupaten Paser menyambut baik pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang merupakan bagian dari Asta Cita Presiden RI Prabowo Subianto. Program ini resmi berjalan di Tanah Grogot, meski untuk sementara belum menjangkau seluruh kecamatan.
Kepala Disdikbud Paser, Muhammad Yunus Syam, menjelaskan keterbatasan jangkauan program disebabkan jumlah petugas Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang masih minim. Saat ini, baru terdapat dua SPPG di Tanah Grogot.
“Untuk sementara, SPPG yang ada sudah jalan sebagaimana yang dilaunching kemarin oleh Wabup. Ada 11 sekolah penerima manfaat dengan jumlah sekitar 3.200 siswa,” ujar Yunus, Rabu (27/8/2025).
Yunus menyebutkan, pada September 2025 akan ada tambahan satu petugas SPPG baru di Kecamatan Tanah Grogot. Titiknya direncanakan berada di wilayah Jalan Ahmad Yani.
“InshaAllah September ada lagi satu SPPG untuk Tanah Grogot, lokasinya di sekitar Jalan Ahmad Yani,” katanya.
Disdikbud Paser bersama pihak terkait kini tengah melakukan pemetaan sekolah penerima manfaat MBG. Hal ini penting, sebab kemampuan satu petugas SPPG hanya dapat mengakomodir sekitar 1.500 pelajar.
“Mengenai pemetaan penerima manfaat ini yang kami bicarakan dengan teman-teman SPPI, sekolah mana saja yang terdekat. Seperti SDN 002 kan belum,” jelas Yunus.
Ia menambahkan, sejak program berjalan di Tanah Grogot, banyak sekolah menghubungi pihaknya untuk bisa segera menerima manfaat MBG. Namun, proses distribusi masih menyesuaikan kapasitas yayasan pelaksana.
“Ini ada yayasan yang mengerjakan dan tergantung kekuatan yayasan. Harapannya, program bisa menjangkau seluruh wilayah Kabupaten Paser,” pungkasnya. (Dy)
Editor: Ang



