Persiapan Matang, Podsi Paser Siap Hadapi Padatnya Jadwal Kejuaraan Dayung 2025

Foto: Tim Dayung Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.

Paser, Kaltimedia.com — Tahun 2025 menjadi momentum penting bagi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (Podsi) Kabupaten Paser. Sejumlah agenda kejuaraan tingkat provinsi hingga internasional akan mereka jalani dalam beberapa bulan ke depan. Tak tanggung-tanggung, rangkaian pertandingan ini akan menjadi panggung unjuk kekuatan atlet dayung Benuo Daya Taka, terutama dalam kategori perahu naga yang menjadi andalan.

Rangkaian agenda dimulai dari keikutsertaan pada ajang internasional Jakarta International Dragon Boat Festival (JIDBF) ke-7, yang akan digelar pada 26 Juli 2025 di Jakarta. Selanjutnya, tim junior Paser akan tampil di Kejurda Dayung Kalimantan Timur, yang berlangsung pada 31 Juli hingga 4 Agustus 2025 di Waduk Manggar, Balikpapan.

Tak berhenti di situ, para atlet juga akan turun dalam Festival Danau Kelumpang di Kutai Barat, yang memperlombakan kejuaraan perahu naga pada 8–11 Agustus 2025.

Menurut Sekretaris Umum Podsi Paser, Muhammad Hafidz Sahid, berbagai persiapan telah dilakukan secara serius sejak beberapa bulan lalu. Bahkan, ia menyebut latihan atlet dayung Paser sudah berjalan konsisten sejak April, lebih awal dibandingkan cabang olahraga lain di daerah.

“Latihan kita sudah jalan hampir empat bulan tanpa putus. Setiap event selalu jadi evaluasi, dan kita terus perbaiki kekurangan. Jadi persiapan kita sejauh ini sudah sangat matang,” ujar Hafidz, Jumat (18/07/2025).

Menariknya, kekuatan utama tim Podsi Paser tahun ini juga didukung oleh atlet-atlet eks-PON Aceh–Sumut 2024, khususnya dari kelas dragon boat. Sebanyak 9 orang atlet Paser pernah memperkuat tim Kaltim di PON, yang kini masih aktif dan siap bertanding di berbagai event tahun ini.

“Atlet-atlet kita masih muda, rata-rata pelajar dan mahasiswa. Jadi tak ada kendala batas usia. Mereka masih aktif semua,” jelas Hafidz.

Kondisi ini menjadi modal besar menjelang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Kaltim VIII/2026, yang rencananya akan digelar di Kabupaten Paser sebagai tuan rumah. Hafidz bahkan mengungkapkan bahwa Ketua Podsi Paser menargetkan perolehan 50 persen medali emas dari total nomor yang dipertandingkan.

“Target itu muncul bukan tanpa alasan. Kita punya eks PON sembilan orang, dan saat ini ada 41 atlet baru yang lolos seleksi. Komposisinya sangat menjanjikan,” tegas Hafidz optimis.

Di tengah padatnya jadwal luar daerah, Podsi Paser juga tengah merancang dua kejuaraan lokal, salah satunya untuk memeriahkan HUT Kabupaten Paser ke-66 pada Desember 2025. Ajang ini diharapkan tidak hanya menjadi ruang kompetisi, tetapi juga wahana edukasi dan promosi olahraga dayung kepada masyarakat luas.

Meski nantinya akan bertemu dengan atlet-atlet dari berbagai daerah, termasuk eks-PON dan Asian Games dari Kutai Barat, Hafidz menyatakan Podsi Paser tetap percaya diri.

Dengan kesiapan matang, pengalaman atlet, dan semangat juang anak-anak muda Benuo Daya Taka, dayung Paser siap berbicara banyak di setiap lintasan lomba. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *