
KALTIMEDIA.COM, BALIKPAPAN – Pemerintah Kota Balikpapan kembali menunjukkan keseriusannya dalam mewujudkan pemerataan akses pendidikan. Melalui program prioritas pembagian seragam sekolah gratis, lebih dari 92.000 setel seragam resmi mulai disalurkan kepada siswa-siswi dari jenjang PAUD, SD, SMP, SKB, hingga program kesetaraan untuk tahun ajaran 2025/2026.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Balikpapan, Irvan Taufik, menyampaikan bahwa pembagian dilakukan serentak mulai Rabu (16 Juli 2025), dan ditargetkan tuntas sebelum akhir masa Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada hari Sabtu.
“Secara serentak hari ini teman-teman sudah mendistribusikan ke sekolah-sekolah. Kita harapkan sebelum anak-anak masuk sekolah mereka sudah mendapatkannya,” jelas Irvan sebelum kegiatan pemberian seragam sekolah gratis berlangsung, Rabu (16/7/2025), di SMP Negeri 27 Balikpapan, Telaga Sari, Balikpapan.
Adapun jenis seragam yang dibagikan meliputi seragam nasional, batik, dan pramuka untuk jenjang SD dan SMP. Sementara untuk program kesetaraan, masing-masing jenjang menerima sesuai tingkatan: putih abu-abu untuk Paket C, putih biru untuk Paket B, dan merah putih untuk Paket A. Untuk siswa PAUD dan TK, disiapkan satu setel seragam batik.
Namun, Irvan juga mengantisipasi pertanyaan dari masyarakat jika seragam mengalami kerusakan. Ia menjelaskan bahwa saat ini Pemkot Balikpapan tengah menjajaki kerja sama dengan sejumlah ritel agar masyarakat dapat membeli seragam yang sama secara resmi.
“Seragam ini dibagikan gratis, tapi kalau ada yang rusak atau butuh pengganti, kami akan coba kerja sama dengan beberapa ritel. Jadi bisa dibeli di pasaran umum. Karena sekolah tidak boleh menjual baju,” tegas Irvan.
Meski belum diumumkan nama-nama ritel yang dimaksud, Irvan memastikan bahwa opsi pembelian terbuka dan akan dipersiapkan secara bertahap untuk memudahkan orang tua siswa.
Terkait jenjang SMA yang belum menerima seragam gratis, Irvan menjelaskan bahwa kewenangan SMA berada di bawah Pemerintah Provinsi. Namun ia menyebutkan bahwa Program GratisPol dari Gubernur Kalimantan Timur juga menyiapkan skema serupa yang masih dalam tahap proses penganggaran.
Di akhir pernyataannya, Irvan menyampaikan harapan agar bantuan seragam ini membawa manfaat nyata bagi orang tua dan peserta didik.
“Seragam ini tentu punya nilai manfaat yang luar biasa untuk masyarakat kita. Karena tidak lagi membeli seragam yang telah disiapkan pemerintah kota. Mudah-mudahan program Pak Wali Kota ini bisa terus membawa manfaat bagi masyarakat Kota Balikpapan,” pungkasnya. (mang)





