Biadab!! Israel Siapkan Rencana Neraka untuk Menekan Perlawanan Hamas di Gaza

Seorang warga Palestina membawa kompor gas saat ia berjalan di tengah puing-puing bangunan yang hancur di kota Nuseirat di Jalur Gaza tengah pada 18 April 2024, di tengah pertempuran yang sedang berlangsung antara Israel dan kelompok militan Hamas. (Photo by AFP)

TEL AVIV – Israel siapkan sebuah rencana untuk terus menekan perlawanan pejuang Hamas. Rencana Israel yang disebut ‘Rencana Neraka’ ini dengan cara meningkatkan blockade di Gaza. Rencana ini dilakukan agar Hamas membebaskan sandera lebih lanjut tanpa penarikan pasukan dari wilayah Palestina.

Benjamin Netanyahu dilaporkan telah membuat persiapan untuk melampaui penangguhan makanan dan bahan bakar yang diumumkan pada Minggu.

Hal ini untuk melaksanakan program isolasi yang terus ditingkatkan di jalur pantai dan populasinya yang berjumlah sekitar 2,2 juta, menurut stasiun radio publik nasional, Kan, yang mengatakan, pemerintah menyebut program tersebut sebagai “rencana neraka”.

Dikutip dari The Guardian pada Senin (3/3/2025), rencana tersebut akan melibatkan pemutusan pasokan listrik dan air yang tersisa, dan memindahkan warga Palestina di Gaza utara kembali ke selatan, untuk membuka jalan bagi kemungkinan dimulainya kembali perang skala penuh.

Sementara itu, Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz telah menginstruksikan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk membuat persiapan untuk kembali bertempur, menurut situs berita Walla.

Mulai Rabu, mereka akan bertugas di bawah kepala staf baru, Mayor Jenderal Eyal Zamir, yang telah menjadi pendukung penggunaan kekuatan yang sangat besar untuk mencapai kemenangan yang cepat dan menentukan atas sisa-sisa Hamas di Gaza.

Sementara itu, ada laporan di media Arab, bahwa Hamas juga bersiap untuk dimulainya kembali pertempuran. Al-Araby Al-Jadeed dari Qatar melaporkan, Hamas dan faksi bersenjata lainnya telah kembali ke posisi perang, dengan mereka yang menyandera warga Israel untuk melanjutkan langkah-langkah keamanan yang lebih ketat.

Hamas juga menyatakan telah mengekstraksi bahan peledak berkekuatan tinggi dari senjata Israel yang tidak meledak yang ditembakkan selama perang, untuk digunakan dalam bom pinggir jalan jika pertempuran dimulai lagi. (pry)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *