
Ilustrasi kepala daerah. ist
PENAJAM – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Penajam Paser Utara menegaskan para calon kepala daera yang mengikuti Pilkada 2024 harus paham betul terhadap situasi yang ada di PPU. Anggota DPRD PPU, Jon Kenedy mengatakan bahwa para calon bupati dan wakil bupati harus mengerti kebutuhan masyarakat PPU.
“Pasangan calon peserta pilkada harus paham kondisi dan kebutuhan kabupaten karena akan menjadi pemimpin daerah selama lima tahun ke depan,” ujar Wakil Ketua Komisi III DPRD Kabupaten Penajam Paser Utara, Kamis (19/9).
Menurutnya, seorang kepala daerah tak hanya fokus pembangunan jangka pendek. Namun, seorang kepala daera juga memikirkan rencana jangka panjang pembangunan daerah secara berkelanjutan.
Apalagi Kabupaten Penajam Paser Utara menjadi daerah mitra utama Ibu Kota Nusantara (IKN) akan memacu perkembangan daerah. Sehingga kepala daerah terpilih wajib perhatikan apa yang diinginkan masyarakat.
Jon Kenedy juga meminta masyarakat agar lebih cermat menentukan pilihan. Caranya dengan menilai secara cerdas calon kepala dan wakil kepala daerah yang layak menjadi pemimpin daerah untuk lima tahun mendatang.
Dalam Pilkada Kabupaten Penajam Paser Utara, terdapat empat pasangan calon yang mendaftar ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) setempat, yakni pasangan Mudyat Noor-Abdul Waris Muin, dan pasangan Hamdam Pongrewa-Ahmad Basir.
Kemudian, pasangan Desmon Hariman Sormin-Naspi Arsyad, serta pasangan Andi Harahap-Dayang Donna Faroek.
“Seorang pemimpin daerah bukan hanya membangun gedung, melainkan mampu menjalankan program yang langsung menyentuh masyarakat dan menggerakkan perekonomian masyarakat yang mandiri. Calon kepala daerah juga perlu memahami kondisi dan kebutuhan daerah, serta tanpa pamrih membangun dan peduli terhadap masyarakat,” pungkas Jon Kenedy. (advertorial/pry)





