Jalani Try Out 10 Hari di Bali, Tim Korfball Kaltim Alami Peningkatan

Korfball Kaltim menjalani program try out dan training camp di Bali selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 5-15 Juli 2024.

SAMARINDA – Dalam persiapannya menghadapi Pekan Olahraga Nasional (PON) ke-21 di Aceh dan Sumut pada September 2024 mendatang, skuad Korfball Kaltim, menjalani program try out dan training camp di Bali selama 10 hari, tepatnya dari tanggal 5-15 Juli 2024.

Sejauh ini atlet Benua Etam itu mengalami peningkatan, setelah mengalahkan Bali dalam 2 pertandingan uji coba.

Pelatih Utama Korfball Kaltim, Karmuji menerangkan, jika anak asuhnya mampu ungguli Bali meski dirinya sudah mengantongi bahan evaluasi.

Menurutnya kualitas teknik masih belum optimal, sehingga cara bertahan dan menyerang perlu dibenahi kedepannya.

“Sementara ini capaian dari hasil uji coba dengan Bali di 2 nomor ini Kaltim masih unggul dari Bali dalam segi permainan, namun ada beberapa kendala harus dibenahi. Ada beberapa pemain tidak mencukupi pemahaman bertahan. Beberapa teknik yang masih 80 persen untuk ditingkatkan 100 persen,” ucap Karmuji.

Lebih lanjut, setelah try out dan kembali ke Samarinda, Ia bersama tim pelatih akan mengevaluasi hasil dari Bali dan akan meminta kepada Binpres KONI Kaltim untuk memfasilitasi standarisasi lapangan.

“Jadi nanti kami kembali ke Kaltim akan menyampaikan ke Binpres agar memenuhi standar lapangan karena dari teknis menembak dan lari ada beberapa belum mencapai 80 persen. Supaya menambah jam lapangan khususnya karena kita sudah masuk pra pertandingan,” ujarnya.

Dari program ini Ia berharap anak asuhnya mampu mendapatkan pengalaman lebih, guna mampu mendapatkan target medali yang diinginkan pada PON mendatang.

“Dalam waktu 1 setengah bulan ini mudahan Korfball Kaltim bisa mencapai harapan dari Ketua KONI bisa mensupport medali emas yang diminta oleh KONI Kaltim,” kata Karmuji.

Pada 13 Juli nanti, Kaltim akan kembali menghadapi tim Bali dalam laga uji coba atau pertandingan persahabatan guna mengasah kemampuan masing-masing atlet, dari segi teknik dalam bertahan, lari, menyerang dan menembakkan bola.

Kemudian Karmuji juga punya harapan besar menghadapi PON yang akan datang, sebagai satu tim untuk lebih solid dan terus mengasah kerja sama. Karena menurutnta Korfball bukanlah cabor individu, melainkan grup dalam satu tim.

“Untuk tim korball Kaltim uji coba selama 2 kali ini cukup mentalnya, untuk pola ada yang perlu dibenahi, kekompakan tim sangat baik dan antusias bertanding sangat tinggi, pengaturan emosial kapten kami juga dengan baik mengatur tim, sportifitas juga bagus jadi saya lihat tim Korfball Kaltim ini sudah siap menyumbangkan medali emas,” ucap Karmuji.

Dalam program try out ini, Bali terpilih sebagai tempat lantaran saat ini tim Bali tengah ditangani oleh pelatih asal Eropa dari IKF (Federasi Korfball Internasional), sehingga ini bisa menjadi bahan evaluasi seperti apa konsep dan pola kepelatihan tim Bali menghadapi PON. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *