Tim Monev KONI Kaltim Pantau Langsung Try Out Tim Korfball di Bali

Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kaltim, memantau langsung progres serta persiapan tim Korfball Benua Etam dalam menjalani program try out di Bali, dari tanggal 5-15 Juli 2024.

SAMARINDA – Tim Monitoring dan Evaluasi (Monev) KONI Kaltim, memantau langsung progres serta persiapan tim Korfball Benua Etam dalam menjalani program try out di Bali, dari tanggal 5-15 Juli 2024. Namun 5 hari terakhir, tim ini menajalani TC untuk lebih mengasah kemampuan.

Dalam uji tanding try out yang dibalut dalam 2 pertandingan, Kaltim lebih unggul dari Bali, yakni menang dengan skor 3-10 dan 7-9.

Berdasarkan dari pantauannya, Tim Monev KONI Kaltim, Muzayid Badar mengatakan jika tim tersebut cukup solid. Namun dirinya menyayangkan tidak adanya sosok manager yang mendampingi atlet saat try out.

“Pada saat di Bali kita mengamati pertandingan, menurut saya Manajer itu harus ikut serta dalam tim jadi tahu persis bagaimana kendala di lapangan. Jadi saat itu Manajer bisa menghandle kegiatan kita di Bali secara non teknis, kalau teknis ini kewenangan pelatih. Artinya jika ada tambahan-tambahan kegiatan ofisial begitu,” ucap Muzayid, Senin (08/07/2024).

Menurutnya dengan hadirnya sosok manager yang juga sebagai Ketua Pengprov PKSI Kaltim, yakni Charolina Laoh, saat mendampingi atlet try out, dapat membentuk emosional serta motivasi tersendiri.

“Saya amati persiapan kedepan setelah dari Bali menuju PON itu, Manajer kita minta harus bergabung ke atlet, official 1, dari massage putra 1 dan putri 1. Itu pasti kita butuhkan ketiga orang tersebut di samping manajer,” ujarnya.

Sementara itu sebagai wasit pertandingan cabor Korfball antara Bali dan Kaltim, Asfianur menilai tim Kaltim cukup bagus dalam bertanding, serta mengusasj dari segi 2 nomor yakni K4 1 korf dan K4 2 korf.

Hanya saja Ia mengimbaukan kedapa atlet agar lebih memahami lagi aturan-aturan dalam pertandingan pada PON yang akan datang.

“Dalam kegiatan try out ini mengukur kedua belah pihak Bali-Kaltim. Dari hasil pertandingan dari 2 nomor yang diselenggarakan, tim Kaltim lebih unggul, dimana kedua nomor tersebut K4 1 korf dan K4 2 korf. Pelaksanaan pertandingan tersebut berjalan dengan baik namun ada beberapa aturan-aturan yang harus diketahui Bali-Kaltim sehingga saat PON tidak terkendala mengenai aturan tersebut,” katanya Asfianur.

Kendati demikian dari 2 pertandingan yang bergulir ini, tidak ada masalah yang terjadi. Bahkan atlet sudah memahami tanpa melanggar aturan-aturan pertandingan.

“Dalam pertandingan banyak yang diambil pengalaman tim Bali dari pertandingan ini. Adapun banyaknya pertanyaan masalah pertauran yang nanti di aplikasikan di PON Aceh-Sumut dan antusias kedua tim Bali-Kaltim semua berjalan dengan baik dan lancar. Kesalahan pun kurang sekali saya perhatikan juga mereka mengupgrade aturan tersebut,” ujarnya. (Dy)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *