Ranwal RPJPD Kota Samarinda 2025-2045, Rusmadi : Samarinda Tegas Mengambil Posisi Terdepan

Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi.

KALTIMEDIA.COM, SAMARINDA – Kegiatan konsultasi publik Penyusunan Rancangan Awal Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (Ranwal RPJPD) Kota Samarinda 2025-2045 yang diselenggarakan oleh Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) berlangsung pada 12 Desember 2023 lalu. Kegiatan tersebut merupakan langkah awal dalam perencanaan berkelanjutan untuk Kota Samarinda.

Terkait hal itu, Wakil Wali Kota Samarinda, Rusmadi mengatakan pentingnya kegiatan tersebut sebagai bagian integral dari proses penyusunan RPJPD dalam meningkatkan kolaborasi antar kabupaten kota khususnya Kalimantan Timur guna mencapai tujuan bersama.

“Pembangunan daerah tidak dapat dipisahkan dari pembangunan nasional. Visi misi Indonesia Emas 2045 harus menjadi panduan kita,” tuturnya.

Rusmadi mengatakan bahwa konsultasi publik ini, menjadi momentum pertama bagi Samarinda dalam merancang RPJPD, dan menjadi sarana untuk menyampaikan spektrum aspirasi masyarakat.

“Aspek kondusifitas daerah, berkelanjutan dan kesinambungan pembangunan, serta kesiapan SDM, adalah poin utama yang harus diperhatikan dalam perencanaan jangka panjang,” jelasnya.

Posisi strategis Samarinda sebagai jantung ekosistem tiga kota menjadi fokus diskusi utama. Isu-isu seperti kelonjakan pemukiman, penduduk, tata ruang, infrastruktur, kemacetan, dan masalah sampah, diidentifikasi sebagai tantangan yang krusial.

“Dalam rencana 20 tahun ke depan, kita perlu mengantisipasi dan merumuskan solusi untuk mengatasi permasalahan ini,” sambungnya.

Ia turut mengingatkan bahwa ada beberapa aspek yang harus diperhatikan dalam penyusunan RPJPD yaitu, menghindari permasalahan kelonjakan penduduk. Melalui perencanaan pemukiman yang terencana dengan baik, Samarinda harus menjadi contoh dalam pengelolaan sampah dan infrastruktur yang berkelanjutan. Pemerintah juga perlu fokus pada peningkatan kualitas SDM.

Dengan demikian, konsultasi publik ini tidak hanya menjadi sarana untuk menyampaikan pendapat masyarakat, tetapi juga membuka jalan untuk kolaborasi yang erat antara pemerintah dan masyarakat guna menciptakan Kota Samarinda yang lebih baik, lebih kondusif, serta siap menghadapi masa depan.

“Samarinda dengan tegas mengambil posisi di depan, menunjukkan tekadnya untuk menjadi perintis dalam pembangunan di Kalimantan Timur tentang pemahaman mendalam terhadap kebutuhan lokal yang berkesinambungan. Dengan visi nasional menjadi landasan untuk merumuskan kebijakan pembangunan jangka panjang,” pungkasnya. (As)

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *