
Samarinda – Melalui Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional Republik Indonesia (KPPN RI) atau Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) dalam rangka mendukung suksesi pembangunan Ibu Kota Negara (IKN), Pemerintah Kota (Pemkot) Samarinda tengah menyiapkan segala rancangan usulan pembangunan.
Dalam pelaksanaan rapat yang berlangsung di gedung Balai Kota, pada Selasa (14/02/2023) pagi ini, dihadiri langsung Wali Kota Samarinda, Andi Harun beserta kepala OPD teknis di lingkungan Pemkot Samarinda.
Andi Harun menyampaikan jika undangan dari Kemendagri pada Jumat 17 Februari nanti akan dijadikan momentum penting dalam menyampaikan usulan pembangunan yang akan dirumuskan oleh Pemkot. Menurutnya isu kota penyangga bagi daerah-daerah terdekat IKN seperti kota Samarinda sendiri merupakan isu yang sangat seksi.
“Oleh itu penting bagi kita untuk merumuskan usulan-usulkan yang nanti akan kita tawarkan kepada pemerintah pusat, termasuk klaster pengembangan energi terbarukan yang arahnya untuk kota Samarinda ke depan,” kata Wali Kota Samarinda, Andi Harun.
Selain usulan pembangunan pendukung IKN ini juga akan dikaitan dengan 10 program unggulan Pemkot Samarinda diantaranya, pengendalian banjir dan peningkatan insfrastruktur yang mantap.
“Karena IKN ini diproyeksikan akan menjadi ibu kota negara terbaik di dunia jadi kalau tidak diimbangi dengan infrastruktur yang baik bagi daerah penyangganya bakal menjadi timpang juga,” tambahnya Andi Harun.
Sementara itu usulan tersebut akan disampaikan saat Pemkot Samarinda memenuhi undangan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) RI pada Jumat nanti di Jakarta dalam rapat dukungan kegiatan persiapan pembangunan serta penyelenggaraan kawasan khusus IKN.
Sebelumnya, Hero juga menjelaskan ada beberapa simpul yang diharapkan pemerintah pusat bisa dikembang di kota Samarinda dalam mendukung keberadaanIKN nanti. Diantaranya sebut dia, jaringan transportasi dalam memajukan perekonomian
“Jadi hari ini penting untuk kita rancang usulan apa saja yang perlu disampaikan ke Pemerintah Pusat agar bisa mendapat dukungan. Tujuannya agar posisi Samarinda bisa betul-betul sebagai kota penyangga IKN,” sebut Hero.
“Bahkan kita juga diminta untuk memperkuat pendidikan dalam meningkatkan kualitas SDM di Samarinda, termasuk mempersiapkan sektor pariwisata baik itu wisata alam dan religi serta wisata kuliner yang dibangun bisa lebih baik,” sambungnya Hero memungkasi. (Dy)





