
Samarinda – PSSI dan PT Liga Indonesia Baru (LIB) sepakat untuk mengundurkan pelaksanaan Kompetisi Liga 1 musim 2021/2022 hingga akhir bulan Juli atau awal Agustus mendatang. Hal ini dimanfaatkan seluruh tim untuk lebih mematangkan lagi persiapannya.
Bahkan saat ini di Indonesia tengah melakukan penerapan dalam situasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM). Seperti di Kota Samarinda yang juga menerapkan PPKM sejak tanggal 6 Juli hingga 20 Juli 2021.
Dikatakan Manager Borneo FC Farid Abubakar, sejatinya tim berencana untuk melakukan laga uji coba sebagai ajang pemantapan program. Namun karena situasi dan kondisi yang belum kondusif, sehingga rencana tersebut terpaksa juga harus tertunda.
“Sebenarnya iya kita mau melakukan beberapa uji coba, cuma lagi PPKM gini mungkin kita hindari dulu. Jadi kita mungkin menunggu sampai PPKM ini selesai. Mungkin diatas tanggal 20 Juli nanti kita akan bicarakan lagi dengan tim pelatih, untuk masalah uji coba ini,” kata Farid.
Lebih lanjut, dalam laga uji coba yang rencananya menghadapi klub asal Liga 1 dipastikan batal. Apalagi klub yang diagendakan untuk lawan uji coba itu berada di daerah luar Kalimantan.
“Sebenarnya kita juga ingin uji coba lawan klub Liga 1, nah karna ini juga kita belum bisa melaksanakannya karena PPKM ini kan. Kayaknya kita kemungkinan batal lawan klub Liga 1 karena adanya hal-hal seperti ini. Karena di pulau Jawa belum bisa melakukan latihan karena adanya kasus Covid yang tinggi disana,” jelasnya.
Saat ditanya untuk lawan uji coba Tim Sepakbola PON Kalimantan Timur (Kaltim yang juga sedang melakukan pemantapan program. Farid mengatakan ada kemungkinan klubnya akan melakukannya, tetapi masih melihat situasi dan kondisi terkini.
“PON sebenarnya juga lagi persiapan, jadi dia masih jalankan program dan kita juga masih menjalankan program. Tak menutup kemungkinan kita juga bisa dengan PON. Tapi saat ini belum bisa karena lagi sama-sama pemantapan program dulu,” serunya. (dy)





