
SAMARINDA – Memasuki awal tahun 2021, selain Pandemi Covid-19, berbagai macam bencana alam juga menimpa Indonesia akibat dari cuaca yang buruk. Bahkan wilayah Provinsi Kalimantan Timur (Kaltim) merupakan area yang rawan akan bencana alam seperti banjir, mengingat musim hujan yang terus mengguyur bumi etam.
Agar dapat mengantisipasi adanya bencana tersebut, Pemprov Kaltim telah berkordinasi dengan seluruh forkopimda seperti TNI, Polri maupun BPBD. Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi mengatakan forkopimda yang ditunjuk telah melakukan beberapa mitigasi bencana.
Dimana saat ini pihaknya juga sudah memetakan wilayah yang dianggap bencana alam. Namun ia enggan menyebut daerah mana saja yang berpotensi bencana alam.
“Standby memerintahkan BPBD untuk meminta waspada. Sementara kami juga meminta TNI Polri untuk sama-sama tetap waspada,” ucap Hadi Mulyadi.
Secara terpisah, Pangdam VI Mulawarman Mayjen TNI Heri Wiranto mengatakan telah melakukan mitigasi bencana dengan BPBD. Ia mengatakan beberapa wilayah berpotensi banjir namun dalam skala kecil. Contohnya saja Kukar yang diklaim memiliki titik banjir.
“Mitigasi dilakukan bersama BPBD seperti di beberapa daerah yang ada banjir tapi bisa diatasi seperti di Kutai Kartanegara. Langkah seperti ini perlu diantisipasi,” ucap Heri Wiranto. (pry)
Editor: (dy)





