Gelar Demo di Kantor Kejati Kaltim, GMPKK Minta Transparansi Laporan Keuangan Perusda MBS

Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Keuangan Kaltim (GMPKK) datangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), (pry)

SAMARINDA – Belasan Mahasiswa yang tergabung dalam Gerakan Mahasiswa Pemerhati Keuangan Kaltim (GMPKK) datangi kantor Kejaksaan Tinggi (Kejati), Senin, (22/6/2020).

Para mahasiswa ini menyerukan aksi agar Kejati mengusut tuntas permasalahan perusda Melati Bhakti Satya (MBS).

Dalam aksinya mereka menuntut Kejati Kaltim mengusut transparasi laporan keuangan yang tidak pernah dilaporkan ke pemerintah bahkan khalayak ramai.

Dayat selaku koordinator aksi dalam orasinya menduga adanya indikasi pengelolaan keuangan yang tidak transparan.

“Dari delapan perusda hanya MBS ini yang belum melaporkan keuangan pertanggungjawaban keuangan ke pemprov. UU no 14 tahun 2008 tentang keterbukaan Informasi publik mengatakan pemerintah harus memberikan informasi terbuka kepada masyarakat,” katanya.

Aksi yang dimulai pada pukul 09.00 wita berjalan damai, meskipun sempat di guyur hujan, itu tidak membuat semangat para pendemo surut. Setelah melakukan orasi beberapa menit akhirnya mereka disambut baik oleh perwakilan Kejati untuk melakukan Hearing.

Erwin, Kasi C Bidang Intel menerima para demonstran, erwin bersama mahasiswa melakukan hearing untuk mendengarkan aspirasi para mahasiswa tersebut.

“Salah satu perkembangan terkait perusahaan tersebut. Secara ketentuan penyampaian aspirasi telah disampaikan dengan damai,” ucapnya. Nantinya aspirasi tersebut akan dilaporkan ke pimpinan.

Tetapi Ia belum bisa menjamin kapan aspirasi mahasiswa tersebut akan ditindak lanjuti oleh pimpinan. Untuk menunggu itu pihaknya akan segera melakukan pengumpulan informasi.

“Aspirasi Akan dilaporkan ke pimpinan. Saya belum bisa menjawab tindak lanjut aspirasi mahasiswa. Apa proses selanjutnya kemungkinan besar akan ditindaklanjuti oleh pimpinan yang akan Kita jadikan informasi pengumpulan data. Tapi tergantung dari pihak pimpinan,” katanya.

Sampai berita ini dimuat pihak MBS pun belum ada respon sama sekali terkait permasalahan tersebut. (Pry)

Editor : Hairul Anwar

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *