
Samarinda, Kaltimedia.com – Kota Samarinda kembali kebagian program jaringan gas (jargas) rumah tangga dari pemerintah pusat. Tahun 2025 ini, sebanyak 7.619 sambungan rumah (SR) akan terpasang dengan pembiayaan dari APBN.
Pemasangan jargas diprioritaskan di dua kelurahan, yaitu Sidomulyo, Kecamatan Samarinda Ilir (1.126 SR), dan Sungai Pinang Dalam, Kecamatan Sungai Pinang (6.496 SR).
Anggota Komisi III DPRD Kaltim, Jahidin, menyambut baik program tersebut. Menurutnya, jargas berdampak langsung pada kesejahteraan warga.
“Ini kabar menggembirakan. Jargas bukan hanya mengurangi beban pengeluaran rumah tangga, tapi juga mendukung transisi energi bersih,” ujarnya, Rabu (17/9/2025).
Meski begitu, ia mengingatkan bahwa pemasangan yang hanya di dua kelurahan bisa memicu kecemburuan sosial. Karena itu, ia mendorong agar program diperluas secara bertahap.
“Kalau hanya sebagian yang dapat, pasti ada pertanyaan dari warga lain. Tapi saya percaya pemerintah akan memperluas jargas ke kelurahan lain,” tegasnya.
Jahidin juga meminta masyarakat memberi dukungan penuh selama pengerjaan. Menurutnya, pemasangan jaringan pipa pasti menimbulkan sedikit gangguan, seperti penggalian jalan atau trotoar, namun sifatnya sementara.
“Setelah terpasang, manfaatnya jauh lebih besar. Proyek ini juga dikerjakan kontraktor berpengalaman dengan standar keselamatan jelas,” tambahnya.
Lebih jauh, ia mendorong Kementerian ESDM untuk memperluas jargas ke daerah lain di Kaltim.
“Jangan hanya di Samarinda. Warga kabupaten/kota lain juga berhak menikmati energi murah, aman, dan ramah lingkungan,” pungkasnya.
Dengan tambahan 7.619 SR tahun ini, Samarinda semakin siap menuju kota dengan sistem energi modern, efisien, dan berkelanjutan. (Rfh)
Editor: Ang





