
Paser, Kaltimedia.com – Suasana semarak mewarnai perlombaan sorong batang, olahraga tradisional khas Paser, yang digelar dalam rangka memperingati HUT ke-80 Republik Indonesia. Lomba ini diselenggarakan oleh Dinas Pemuda, Olahraga, dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Paser bersama Federasi Olahraga Sorong Batang Indonesia (FOSBI) Paser, Kamis (28/8/2025).
Kegiatan berlangsung sehari penuh di Halaman Sekretariat Bekerai dan Lapangan Samping Hutan Kota Tanah Grogot.
Kepala Bidang Olahraga Dispora Paser, Abdi Permana, yang membuka kejuaraan, mengapresiasi antusiasme peserta meski jadwal kegiatan sempat mundur dari 23 Agustus lalu.
“Ini rangkaian dari beberapa event sebelumnya, seperti ketapel, balogo, layangan, dan senam Indonesia sehat khusus pelajar,” ujar Abdi.
Abdi juga menyebut, lomba lain masih menanti, termasuk senam zumba yang dijadwalkan pada 7 September mendatang.
Dalam lomba ini, panitia menyiapkan total hadiah Rp9 juta. Namun, menurut Abdi, nilai terpenting dari kegiatan adalah memperkenalkan sorong batang kepada masyarakat luas agar olahraga khas daerah tetap lestari.
“Kami berharap sorong batang bisa dilaksanakan berbarengan dengan event CFD, supaya orang tahu bahwa Paser punya olahraga tradisional yang wajib dilestarikan,” katanya.
Ketua FOSBI Paser sekaligus Ketua Pelaksana, Amrian, menjelaskan perlombaan diikuti belasan klub dari berbagai desa. Tercatat 12 klub putra dan 16 klub putri berpartisipasi, masing-masing beranggotakan tiga orang.
Sorong batang memiliki aturan unik. Jika tarik tambang mengandalkan kekuatan menarik, olahraga ini justru menuntut peserta mendorong batang sambil mempertahankan posisi. Selain itu, atlet hanya boleh membela satu klub dalam satu kejuaraan.
“Setiap orang tidak boleh pindah klub. Artinya, hanya bisa sekali bertanding untuk satu tim saja,” jelas Amrian.
Meski antusiasme peserta meningkat dibanding tahun sebelumnya, Amrian mengakui ada sejumlah kendala. Beberapa kecamatan tidak bisa mengirim tim karena lomba digelar pada hari kerja.
Selain memeriahkan HUT RI, Abdi memastikan lomba sorong batang akan kembali digelar pada peringatan HUT Kabupaten Paser akhir 2025. Event ini diharapkan semakin memperkenalkan olahraga tradisional khas Benuo Daya Taka ke masyarakat luas. (Dy)
Editor: Ang





