Polres Paser Gelar Kejuaraan Perdana Drag Race dan Drag Bike, Gaungkan Semangat Otomotif di Benuo Daya Taka

Foto: Kejuaraan Terbuka Drag Race dan Drag Bike Championship 2025 Polres Paser. Sumber: Polres Paser.
Foto: Kejuaraan Terbuka Drag Race dan Drag Bike Championship 2025 Polres Paser. Sumber: Polres Paser.

Paser, Kaltimedia.com – Dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-79, Polres Paser siap menggelar ajang balap spektakuler bertajuk Kejuaraan Terbuka Drag Race dan Drag Bike Championship 2025. Perlombaan perdana ini akan berlangsung pada 19–20 Juli 2025, di Sirkuit Non Permanen Jalan Jenderal Sudirman, tepatnya di depan Mako Polres Paser, Tanah Grogot.

Balapan yang akan digelar dari sore hingga malam hari yakni pukul 15.00 hingga 23.00 WITA dipastikan akan menjadi ajang yang semarak. Pasalnya, para peserta tidak hanya berasal dari Kalimantan Timur, tetapi juga dari provinsi tetangga seperti Kalimantan Selatan, Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, hingga beberapa dari Pulau Jawa.

IPDA Anwarul Naim, Ketua Tim Pelaksana Kapolres Cup, menyebutkan bahwa animo peserta sangat tinggi. Untuk kategori mobil (drag race), diperkirakan akan ada 150 hingga 200 starter, sementara drag bike (motor) bisa mencapai 500 starter karena banyak pembalap mengikuti lebih dari satu kelas.

“Ini menjadi event drag bike dan drag race pertama yang digelar di Kabupaten Paser. Antusiasme luar biasa, bahkan grup WhatsApp peserta dari Kaltim dan Kalsel saja sudah ramai mendaftar,” katanya, Rabu (16/07/2025).

Rute balapan dimulai dari depan Mako Polres Paser dan berakhir di lampu merah Mangkuruku, dengan panjang lintasan total 500 meter. Jarak 201 meter digunakan sebagai trek lomba, sementara 250 meter sisanya disiapkan sebagai zona pengereman.

Untuk menjamin keselamatan, panitia telah memasang pagar besi di sepanjang lintasan. Hal ini bertujuan mencegah penonton masuk ke area balap dan menjaga kelestarian taman kota di sekitar lintasan.

“Lintasan dipagari rapat, dan hanya panitia serta tim peserta yang diperbolehkan masuk. Ini demi keselamatan dan ketertiban,” tegas Naim.

Dirinya menambahkan, acara ini berkolaborasi dengan lintas instansi dan mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk Pemerintah Kabupaten Paser, tim medis, asuransi, BPBD, hingga organisasi otomotif seperti IMI Paser, IMI Kaltim, dan IMI se-Kalimantan.

Lebih dari sekadar perayaan, event ini merupakan komitmen Kapolres Paser untuk mendorong kemajuan dunia otomotif di wilayah Benuo Daya Taka. Ia ingin menjadikan balapan ini sebagai wadah resmi dan positif bagi para pecinta otomotif.

“Paser punya banyak penggemar otomotif, tapi fasilitasnya masih terbatas. Kita sedang menunggu rampungnya sirkuit permanen di GOR Sadurengas. Sementara itu, event seperti ini jadi awal yang baik,” ujar Naim.

Sebelum turun ke lintasan, para pembalap juga wajib menjalani pemeriksaan kesehatan demi menjamin kondisi prima sepanjang balapan yang berlangsung hingga malam hari.Sebagai penutup, Naim berharap penyelenggaraan perdana ini berjalan sukses dan dapat menjadi agenda rutin di masa mendatang.

“Semoga event ini lancar dan jadi pembuka jalan untuk ajang-ajang otomotif berikutnya di Paser,” pungkasnya. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *