Bulog Paser Pastikan Stok Beras dan Minyak Aman Hingga Pertengahan 2025

Foto: Kantor Cabang Bulog Kabupaten Paser. Sumber: Istimewa.

Samarinda, Kaltimedia.com — Ketersediaan kebutuhan pokok seperti beras dan minyak goreng di wilayah Kabupaten Paser dan Penajam Paser Utara (PPU) dipastikan dalam kondisi aman hingga pertengahan tahun 2025. Hal ini disampaikan langsung oleh Kepala Bulog Cabang Paser, Muhammad Mukhlis, dalam keterangannya kepada media, Jumat (11/7/2025).

Menurut Mukhlis, stok bahan pangan strategis seperti beras, minyak, dan gula dalam jumlah yang cukup untuk melayani dua kabupaten di bawah naungan Bulog Cabang Paser.

“Kita punya beras premium sekitar 3.100 ton, yang jumlahnya masih akan bertambah karena ada pengiriman berikutnya. Untuk minyak goreng tersedia sebanyak 13 ribu liter, dan gula pasir sebanyak 25 ton,” jelas Mukhlis.

Ia menambahkan bahwa proses pendistribusian seluruh komoditas tersebut berjalan lancar, baik untuk kebutuhan masyarakat umum maupun untuk program bantuan pemerintah seperti Bantuan Pangan (Banpang).

“Beras medium digunakan untuk program Banpang sesuai penugasan, sedangkan beras premium dijual untuk umum melalui saluran komersial Bulog,” ungkapnya.

Tak hanya beras dan minyak, Bulog Paser juga tengah menjajaki kemungkinan untuk memperluas cakupan distribusi ke komoditas daging sapi, terutama impor. Namun hal ini masih dalam tahap analisis kelayakan bisnis.

“Kita sedang kalkulasi keuntungan dan kerugian, karena harus melihat peluang pasar dan efisiensinya. Alat distribusi sudah disiapkan dan ada penyegaran juga di awal tahun,” tutur Mukhlis.

Jika dinilai layak secara ekonomi, Bulog berencana mendistribusikan daging sapi impor yang dinilai lebih terjangkau bagi masyarakat. Selain itu, Bulog juga memastikan bahwa produk daging yang disalurkan telah melewati proses audit mutu eksternal, termasuk sertifikasi halal.

“Kita selalu pastikan mutu dan keamanan pangan. Daging yang akan kita salurkan akan memiliki jaminan halal dan sesuai standar kesehatan,” tambahnya.

Sementara itu, untuk komoditas seperti bawang merah, Mukhlis menyebut pihaknya belum menerima penugasan resmi sehingga belum memasukkan dalam distribusi tahun ini.

Dengan kesiapan stok dan rencana diversifikasi komoditas ke depan, Bulog Paser optimistis dapat menjaga stabilitas harga serta memenuhi kebutuhan pokok masyarakat PPU dan Paser hingga akhir tahun. (Dy)

Editor: Ang

Share

You may also like...

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *